Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Lagi, Australia menangkap seorang Muslim dengan tuduhan pendanaan terhadap kelompok "teroris"

Written By Unknown on Selasa, 30 September 2014 | 17.11

CANBERRA (Arrahmah.com) – Seorang pria Muslim ditangkap dalam penggerebekan "kontra-terorisme" yang kembali dilakukan oleh polisi kafir Australia pada Selasa (30/9/2014), di mana polisi menuduhnya telah mendanai "militan" di Suriah yang saat ini
diperangi oleh negara penjajah AS dan sekutunya termasuk negara-negara Arab.

Penangkapan terjadi beberapa hari setelah seorang remaja Australia ditembak mati di sebuah kantor polisi di Melbourne dengan dalih bahwa pemuda tersebut menikam dua petugas polisi.

"Seorang pria berusia 23 tahun, akan dikenakan tuduhan sengaja memberikan dana untuk organisasi 'teroris'," ujar asisten komisaris polisi federl Australia, Neil Gaughan seperti dilaporkan Al Arabiya.

Gaughan mengklaim pria tersebut mentransfer sekitar 10.500 USD untuk warga negara AS yang melakukan perjalanan ke Suriah untuk berperang.

Dia menambahkan bahwa penangkapan dipicu oleh keyakinan bahwa orang tersebut tengah "mempersiapkan" untuk mengirim lebih banyak dana.

Polisi menegaskan tidak ada informasi intelijen yang menunjukkan bahwa korban tangkap terlibat dalam perencanaan serangan di Australia.

Saat ini Canberra tengah memperketat keamanan terkait konflik di Suriah dan Irak. Mereka mengatakan lebih dari 60 warganya sudah terlibat dalam perang di kedua negara tersebut sementara sekitar 100 orang yang berada di Australia mendukung para "militan" di Suriah dan Irak.

Operasi yang dilancarkan pada Selasa (30/9) melibatkan lebih dari 100 polisi yang menyerbu tujuh lokasi di pinggiran kota Melbourne. (haninmazaya/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Usulan pelarangan niqab memicu kemarahan Muslim Australia

TASMANIA (Arrahmah.com) – Upaya seorang senator Tasmania untuk melarang niqab bagi Muslimah telah banyak dikritik oleh Muslim Australia dan pejabat negara yang menganggap hal tersebut tidak konstitusional, sebagaimana dilansir oleh onislam.net, Senin (29/9/2014).

Senator Jacqui Lambie dari Palmer Partai Persatuan (PUP) telah menyerukan penyusunan undang-undang untuk melarang burqa di tempat umum.

Lambie, yang berpendapat bahwa niqab termasuk ke dalam kategori "pakaian keagamaan yang menyembunyikan identitas", berencana untuk mengajukan rancangan undang-undang itu ke Senat pekan ini.

"Kebutuhan terhadap undang-undang ini sangat mendesak sekarang, karena kami secara resmi berperang melawan ekstrimis," kata Senator Lambie.

Menurut hukum yang diusulkan oleh Lambie ini, mengenakan niqab tidak akan diizinkan, akan tetapi kerudung dan pakaian Muslimah diperbolehkan.

Namun, senator itu menegaskan bahwa RUU tidak anti-Islam atau rasis.

"Jika Anda ingin hidup di bawah hukum yang berbeda, menyembunyikan identitas Anda di depan umum dan menjadi bagian dari gerakan yang memperlakukan wanita seperti warga negara kelas dua, maka silakan tinggalkan [negara] kami dengan damai dan pergilah ke negara di mana perilaku semacam itu diterima," kata sang senator.

Menanggapi RUU pelarangan niqab tersebut, Muslim Tasmania mengatakan bahwa upaya untuk melarang niqab adalah "berusaha untuk memperbaiki masalah yang tidak ada".

"Lambie mungkin memiliki niat baik tetapi terlampau berlebih-lebihan," kata juru bicara Asosiasi Mahasiswa Muslim Launceston, Abdul Majeed

"Dari komunitas Muslim Tasmania, saya bisa menghitung jumlah orang yang memakai burqa atau niqab dengan jari tangan."

Mencoba menggalang dukungan dari tiga anggota Koalisi backbench, Lambie tidak bisa mendapatkan persetujuan dari pemimpin PUP Clive Palmer yang menentang usulannya tersebut.

Muslim, yang telah berada di Australia selama lebih dari 200 tahun, membentuk 1,7 persen dari populasi Australia yang berjumlah sekitar 20 juta.

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Belanda bantu Libanon memerangi Mujahidin Jabhah Nushrah

ARSAL (Arrahmah.com) – Masih hangat dalam ingatan ketika bulan Agustus lalu Jabhah Nushrah (JN) beserta pasukan Mujahidin faksi lainya melawan pasukan Libanon dan hizbu syaithon yang membantai pengungsi Suriah di kota Arsal. Kini, dengan licik Libanon menuduh JN sebagai pelaku penyerangan saat itu. Hal tersebut mendorong Belanda membantu Libanon dengan mengirimkan bantuan militernya pada Senin (29/9/2014), sebagaimana dilansir The Daily Star.

Persenjataan senilai 3,2 juta dolar AS telah dikirimkan pemerintah Belanda ke Libanon untuk perangi Jabhah Nusrah (JN) pada Senin (29/9). Sesuai pernyataan yang diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Belanda, hal tersebut merupakan salah satu dukungan Amsterdam kepada Libanon dalam pertempuran melawan JN dan menangani krisis pengungsi Suriah.

Pada bulan Januari, bantuan serupa diberikan Arab Saudi, berupa dana sebesar tiga miliar dolar. Sebagai salibis sejati, Perancis juga mengirimkan sebesar satu miliar dolar dan perlengkapan senjata selama musim panas, diikuti bantuan Negara Teluk lainnya.

Tak ketinggalan, Amerika Serikat (AS) juga turut menyumbangkan berbagai peluncur roket dan senapan serbu dan sedang dalam proses pengalihan sejumlah helikopter Huey II kepada militer Libanon demi memerangi Jabhah Nushrah. Subhanallah. (adibahasan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Apa kabar Suriah pekan lalu? (3)

GHAUTAH (Arrahmah.com) – Mengutip laporan berkelanjutan dari Solidarity of Indonesian Muslims for Muslim Sunni Syria (SIMSS) pada laman Facebook-nya, pada Jum'at (26/9/2014), penderitaan pengungsi dari Suriah atau di beberapa shelter semakin menjadi pasca serangkaian serangan dari tentara rezim Assad yang keji memaksa penduduk Suriah melarikan diri. Berikut liputan singkat yang dapat merangkum kondisi pekanan saudara-saudari Muslimin Suriah.

Sebagaimana dilaporkan SIMSS pada Jum'at (26/9), pengungsi wanita asal Suriah diperlakukan tidak manusiawi oleh militer Libanon, setelah sebelumnya shelter mereka dibakar dan dibombardir. Tindakan keji ini terjadi sebagai upaya mengagalkan keinginan para pengungsi untuk menyeberangi Laut Mediterania menuju Italia.

muslimah suriah

Mereka yang sudah berusaha bermigrasi ke Italia namun tidak berhasil, justru ditangkap dan ditahan selama 3 hari tanpa makanan maupun akses ke kamar mandi. Subhanallah.

arsal libanon2

Sementara kondisi Ghutta Timur, Provinsi Damaskus pada hari yang sama dengan peristiwa keji di Arsal mengalami krisis malnutrisi yang parah.

seorang batita pengungsi Ghoutta diinfus karena mengalami ISPA

seorang batita pengungsi Ghoutta yang malnutrisi terbatuk-batuk saat diinfus

Pengisolasian saudara-saudari di Ghutta oleh rezim Assad semakin memprihatinkan. Jumlah krisis kelaparan terus meningkat disertai tindakan "preventif" militer rezim yang terus menyisir kawasan tersebut tanpa belas kasihan.

Banyak barang-barang milik warga sipil yang tersisa justru dijarah oleh militer rezim dan milisi bayarannya. Hal tersebut memperparah keadaan Muslimin di Ghutta.

Tak henti-hentinya penderitaan Suriah terkuak ke dunia. Kedatangan pasukan salibis Amerika yang diharapkan membawa perdamaian, justru membawa kematian dan meningkatkan jumlah korban tak bersalah di Suriah pada Kamis (25/9). Salah satu Tim SIMSS dengan perasaan sedih melaporkan uraian berikut.

Apa dosa anak ini ? anak kecil mengeluhkan kesedihannya dan berbicara dengan hati terbakar dan air mata mengalir menceritakan kondisi anak-anak Suriah.

Bashar telah membunuh kami…
Bashar telah menghancurkan kami….
Bashar telah mengusir kami…
Bashar telah menghancurkan rumah-rumah kami…

Kini bertambah satu lagi kaum pembunuh di Suriah, amerika dan sekutunya.

Sampai kapan ini terus terjadi…
Apakah dunia tidak meiihat ini semua…
Apakah kaum muslimin buta dan tidak menyaksikan apa yang terjadi di sana…

Siapakah yang masih memiliki hati nurani dan ikut merasakan penderitaan mereka ini…

Ikut mengulurkan tangan, membantu meringankan penderitaan mereka…

Hasbuna Allah wa ni'mal-Waakil !!! hasbuna Allah wa ni'mal-Waakil !!!

idlib

Sementara digempur dari laut dan udara dengan rudal tomahawk dan jet tempur salibis durjana, bantuan makanan kemanusiaan PBB untuk Suriah akan dihentikan. Hal tersebut dikarenakan berkurangnya jumlah donatur yang mengcover kebutuhan operasional Lembaga Kemanusiaan PBB serta kebutuhan makanan para pengungsi yang termasuk program peduli kemanusiaan Suriah yang diatur oleh PBB.

Keadaan tersebut menjadi kecemasan tersendiri bagi para pengungsi di beberapa tempat, mengingat bahan makanan sangat sulit didapatkan. Bahkan yang sudah tinggal di dalam pengawasan PBB di Allepo dan Libanon pun terkadang tidak kebagian makanan. Sehingga banyak orang (khususnya anak-anak) yang terpaksa mengais-ngais tempat pembuangan demi sisa-sisa makanan.

kurang makanan

Dari hal ini kita bisa melihat juga memahami bahwa Lembaga Kemanusiaan tidak akan berjalan dengan optimal tanpa bantuan orang-orang yang peduli terhadap sesamanya. Meningkatnya jumlah kematian di Suriah, terkhusus karena kelaparan patut menjadi perhatian bagi seluruh Ummat di dunia ini bahwa kita tidak hidup sendiri.

kurang makanan1

Sementara di Douma dan Adra dilaporkan pada Rabu (24/9), Muslimin, baik dari kalangan Mujahidin dan warga sipil dilaporkan telah mengalami pengeboman dan serangan gas mematikan. Korban syahid terus bertambah, tak mengenal usia.

douma
seorang mujahidin dibantu alat pernafasan setelah menghirup gas beracun Assad

seorang mujahidin dibantu alat pernafasan setelah menghirup gas beracun Assad

Tak hanya membunuhi musuhnya, rezim nushairiyyah juga terbukti mengkhianati kaumnya sendiri yang ditawan oleh Mujahidin.

Para tawanan saat kawasan industri Adra diserang rezim nushairiyyah menggunakan gas beracun hingga membunuh sedikitnya 7 jiwa. Serangan terjadi pada dini hari, sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Rezim Assad meluncurkan roket yang mengandung gas beracun. Akibatnya 15 Mujahidin mengalami kondisi kritis serta para tawanan, 7 tawanan mujahidin pun tewas akibat serangan tersebut.

mujahidin bersiap memakai masker menghadapi serangan gas beracun

mujahidin bersiap memakai masker menghadapi serangan gas beracun

Selama serangan bertubi-tubi tersebut, para relawan juga bekerjasama dengan sekelompok orang (bisa disebut organisasi) yang menamakan kelompoknya "Syria Civil Defence".

Dalam aksinya, mereka menjalani seluruh proses evakuasi dengan sukarela, cepat dan tanggap. Mereka tidak peduli nyawanya dapat terancam setiap saat dibayangi serangan-serangan keji rezim nushairiyyah. Saat ditanyai, mereka menyatakan bahwa yang terpenting adalah:

"Mencari Ridho Allah dengan menyelamatkan ummat manusia!"

Karena setiap manusia memiliki hak untuk hidup, dan terbebas dari kedzaliman. Satu tujuan mereka, "ridha Allah, tidak lebih," katanya. Jika dibandingkan dengan mereka, siapa kita? Yang bahkan (mungkin) jauh dari teladan para Shahabat yang memiliki kepedulian terhadap Ummat Islam seluas samudera.

Begitulah kaitan Iman dan Pengorbanan, keduanya saling berkaitan memiliki kosekuensi yang menuntut harus bisa memberi lebih kepada mereka yang membutuhkan.

Bersebab iblis dan pasukannya senantiasa menghalang-halangi kita semua dari jalan kebaikan, maka berhati-hatilah ketika hendak berinfak namun terasa berat. Mari kita ingat firman Allah berikut.

"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 268)

Namun, sebanding dengan peringatannya, Allah subhanahu wata'ala juga menjanjikan keindahan dalam firman berikut.

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)

Maka maasyaa Allah, akhir kata dari laporan pekanan kali ini, SIMSS berbagi sedikit renungan serta motivasi bagi kita semua.

"Jika diri ini tidak kuasa bershadaqoh pun tak mampu berjihad, maka wahai diri dengan apa engkau masuk surga?" | #pedulisyam #pedulisuriah

Sila klik Solidarity of Indonesian Muslims for Muslim Sunni Syria untuk update berita dan kondisi terkini Suriah.

Adapun bantuan untuk #pedulisuriah bisa disalurkan melalui :

SYARIAH MANDIRI : 7054 47 3178 | an/ ARBIE RUSWANDONO
MANDIRI : 900-00-0768263-7 | an/ ARBIE RUSWANDONO
BNI : 0303303514 | an/ ARBIE RUSWANDONO

Konfirmasi : 085753678558

(adibahasan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Tentara "Israel" tangkap seorang professor asal Perancis atas tuduhan menyebarkan ide-ide pro-Hamas

NABLUS (Arrahmah.com) – Pasukan pendudukan "Israel" beberapa minggu lalu menculik seorang profesor hukum berkewarganegaraan Palestina-Perancis Ra'ed Abu Badwiya dari rumahnya di kota Nablus, kantor berita AFP melaporkan, Senin (29/9/2014).

Pasukan pendudukan "Israel" menangkap Ra'ed Abu Badwiya, (41), karena dicurigai menyebarkan pandangan pro-Hamas di kalangan mahasiswa di universitas nasional An-Najah di kota Nablus.

Istri Abu Badwiya mengajukan banding kepada pemerintah Perancis untuk segera turun tangan dan menekan "Israel" untuk melepaskan suaminya, terutama karena suaminya adalah warga negara Perancis.

"Suami saya memiliki kewarganegaraan Perancis dan Perancis adalah negara hukum, jadi seharusnya tidak menerima penahanan salah satu warganya di "Israel", yang mencemooh hukum dan perjanjian internasional," kata sang istri.

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Mulai Senin Saudi tutup penerbangan haji

Written By Unknown on Senin, 29 September 2014 | 17.11

JAKARTA (Arrahmah.com) – Otoritas Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, menutup secara resmi penerbangan reguler di terminal haji, Senin 29 September 2014 jam 00.00 WAS atau 04.00 WIB,

Karenanya pemandangan di terminal haji, hingga Minggu malam 28 September 2014, sangat padat. Jemaah dari berbagai penjuru dunia berdatangan ke bandara yang menjadi pintu masuk ke kota suci Mekah. Perjananan dari bandara Jeddah menuju Mekah bisa ditempuh antara 1-2 jam perjalanan.

"Tapi kemungkinan besok masih ada satu dua penerbangan haji khusus. Itu pun menggunakan maskapai Saudia Airlines," kata Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Jeddah, Jumat malam.

Namun kemungkinan otoritas bandara menerapkan denda untuk penerbangan dari dan ke luar Jeddah.

Kepala Seksi Pengendalian Penyelenggara Ibadah Haji Khusus Daker Jeddah Cecep Nursyamsi, dikutip dari vivanews, membenarkan masih ada sejumlah PIHK yang menerbangkan jemaahnya Senin ini.

"Sudah ada yang konfirmasi soal jadwal kedatangan Senin, ada beberapa PIHK," kata Cecep.

Hingga pukul 22.00 WAS, sejumlah jemaah dari PIHK masih berdatangan di terminal haji, termasuk para calon haji undangan Kerajaan Saudi Arabia. Untuk undangan raja, terlihat penyambutan sedikit beda. Jemaah calon haji disediakan sajian buffet berupa aneka minuman, makanan berat dan ringan.

Sementara jemaah haji reguler Indonesia terakhir yang tiba adalah kloter gabungan dari Ujung Pandang, Lombok dan Medan. Pesawat Garuda yang membawa jemaah landing pukul 17.15 WAS. Namun hingga pukul 22.00 WIB, ratusan jemaah kloter terakhir ini masih mengantre bus yang akan memberangkatkan mereka ke Mekah.(azm/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Emir Qatar menyebut penggulingan Mursi sebagai suatu kudeta

DOHA (Arrahmah.com) – Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani dalam pidatonya bahwa penggulingan presiden terpilih Mesir Muhammad Mursi sebagai suatu "kudeta", sebagaimana dilansir oleh MEMO, 27/9/2014).

Dituduh mendukung Ikhwanul Muslimin, Al-Thani mengatakan bahwa anggota Ikhwanul Muslimin di negaranya tidak terlibat politik. Mereka melakukan perjalanan ke Qatar karena mereka takut.

"Banyak dari mereka yang datang ke Qatar karena takut. Beberapa dari mereka masih ada [di Qatar]," katanya. "Mereka memahami aturan negara ini – bahwa selama Anda berada di sini, Anda tidak dapat menjalankan politik terhadap negara Arab lainnya."

Mengenai hubungan Qatar dengan Hamas, Amanpour bertanya apakah Qatar akan terus mendukung Hamas.

Emir mengatakan: "Kami mendukung semua rakyat Palestina. Kami percaya Hamas adalah bagian yang sangat penting dari rakyat Palestina.."

Ia melanjutkan: "Apa perbedaan antara Hamas sepuluh tahun yang lalu dan Hamas yang sekarang? Saya yakin perbedaannya adalah Hamas sekarang lebih realistis, Mereka percaya dengan perdamaian, dan mereka menginginkan perdamaian."

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Pelarangan jilbab di sekolah memicu kemarahan Muslim Kenya

NAIROBI (Arrahmah.com) – Sebuah keputusan yang dikeluarkan oleh pengadilan Kenya untuk melarang jilbab di sekolah yang disponsori gereja telah memicu kemarahan para orang tua Muslim dan ulama, yang menganggap keputusan tersebut sebagai suatu kemunduran bagi kebebasan beribadah di negara Afrika Timur, sebagaimana dilansir oleh onislam.net, Ahad (28/9/2014).

"Dalam agama kami, semua gadis yang telah mencapai usia baliq harus menutupi semua tubuh mereka kecuali wajah." Ketua Dewan Imam dan Da'i Kenya Tana River Sheikh Abdullah Gudo mengatakan kepada The Star.

Gudo mengomentari putusan pengadilan Isiolo pada Selasa, (23/9/2014) yang melarang siswa Muslimah di SMA ST Kiwanjani mengenakan jilbab.

Larangan itu datang sebagai tanggapan atas tuntutan Gereja Methodist dari Kenya (MCK), yang mengklaim mensponsori sekolah itu, untuk melarang siswa Muslimah untuk mengenakan jilbab di sekolah.

Sejak musim lalu, sekolah tersebut, dimana 80% dari siswanya adalah Muslim, telah dilanda beberapa protes atas keputusan larangan jilbab tersebut.

"Para siswa, termasuk calon KCSE, bahkan tidak mengiktui ulangan semester mereka karena masalah ini," kata orang tua yang tidak mau disebutkan namanya.

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Pasukan keamanan Lebanon menyiksa pengungsi Palestina, dan melarang mereka memasuki Lebanon

BEIRUT (Arrahmah.com) – Pasukan keamanan perbatasan Lebanon pada Sabtu (27/9/2014) mencegat sejumlah pengungsi Palestina yang melarikan diri dari konflik Suriah menuju Lebanon dan menyerang mereka secara fisik dan verbal, sebagaimana dilansir oleh The Palestinian Information Center.

Kelompok aksi untuk Palestina di Suriah pada Ahad (28/9) mengutip salah seorang pengungsi yang mengatakan bahwa setibanya mereka bersama dengan keluarga Palestina yang lain di pos pemeriksaan perbatasan Al-Masna di Lebanon, mereka mendapat cercaan dan penganiayaan dari pihak keamanan Lebanon.

"Ketika kami tiba di pos pemeriksaan perbatasan Al-Masna di Lebanon, para petugas keamanan mengambil surat keterangan izin masuk dari semua pengungsi Palestina dan mulai merobeknya itu di depan mata kami sambil melontarkan penghinaan yang tidak bermoral dan kasar di hadapan anak-anak dan perempuan," pengungsi itu menjelaskan.

Mereka juga memulai memukul beberapa pemuda sambil terus mengatakan "Kau, orang Palestina, dilarang memasuki Lebanon. Jika Anda ingin melawan, pergilah ke Suriah dan berperanglah di sana," tambahnya.

Dia mengatakan bahwa meskipun para pengungsi perempuan memohon agar keluarga mereka diperbolehkan memasuki Lebanon, pihak keamanan perbatasan itu tetap memaksa mereka untuk kembali ke Suriah.

Pihak berwenang Lebanon telah mengeluarkan perintah pada Mei lalu yang melarang siapapun dari orang Palestina yang berasal dari Suriah memasuki Lebanon, dan meminta kepada otoritas Suriah untuk berhenti memberikan izin perjalanan bagi para pengungsi Palestina.

Dalam kesempatan berbeda, kelompok aksi untuk Palestina Suriah mengatakan bahwa kamp pengungsi Al-Yarmouk di Damaskus telah berada di bawah blokade ketat selama sekitar 435 hari dan kekurangan semua layanan dasar.

Kelompok ini juga melaporkan dalam siaran pers pada Ahad (28/9) kematian para pengungsi Palestina di kamp pengungsi Daraa.

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

نداء إنساني من أرملة شهيد طبيب بريطاني قُتِل في سوريا لإطلاق سراح ألان هينينج‎

في الوقت الذي صوّت فيه برلمانيون بريطانيون بقوة لقرار سيؤدي لمقتل الآلاف من الأبرياء، تنفرد كيدج بنشر حصري لنداء إنساني أطلقته أرملة الطبيب عباس خان، الذي تناشد فيه بإطلاق سراح المواطن البريطاني وعامل الإغاثة ألان هينينغ.


الطبيب عباس خان كذلك كان عامل إغاثة قدّم المساعدات الانسانية والطبية لأكثر الفئات احتياجًا، وتم قتله في السجن بسوريا.

تتحدث في هذا النداء عن خصال زوجها وتناشد معتقلي السيد هينينغ العفو عنه.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

نداء إلى رجال الدولة الاسلامية من أم عبدالله، أرملة الشهيد بإذن الله الدكتور عباس خان الذي ترك الأهل والولد ابتغاء وجه الله لدفع الظلم عن المظلومين فعمل في المشافي الميدانية واصلا ليله بنهاره .. إلى أن قيدته أيادٍ آثمة لا تعرف الرحمة، واودعته اقبية الذل و التعذيب وهنالك قضى نحبه.. وقد وقع اجره على ربنا ارحم ِالراحمين .

هذا نداء أسألكم فيه بالله العظيم أن تجيروا ألان هينينج وتطلقوا سراحه .. والله لا أراكم قاتليه وقد ترك دنياه ومن فيها لنصرة نساء وأطفال المسلمين في الشام.

وأذكّر نفسي وإياكم بأن نبينا صلى الله عليه وسلم أجار من أجارت أم هانئ.

وبقول ربنا ( وَإِنْ أَحَدٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ۚ) .. أناشدكم بالله أن تبلغوه مأمنه.

وعلى خطى أم هانئ، أناشدكم كأرملة شهيد وابنة شهيد أن تجيروه وتبلغوه مأمنه..

ان كنتم ترون لنا عليكم من حق .. فنسألكم بالله أن تطلقوا سراحه .. فما جزاء إحسان ألان في ديننا الا الإحسان.

واذكركم بعفو نبينا صلى الله عليه وسلم عند المقدرة.

والحمد لله رب العالمين

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

(cageuk.org/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger