Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ayung hanya divonis seumur hidup, umat Islam menolak

Written By Unknown on Rabu, 27 November 2013 | 17.12

CIREBON (Arrahmah.com) - Sidang lanjutan kasus pembakaran Yoyo (mertua) dan Rini (isteri) oleh si kafir Ayung Indra Kosasih (menantunya)  digelar di PN Kota Cirebon pagi ini  Rabu (27/11/2013). Agenda sidang hari ini adalah pembacaan vonis putusan oleh majelis hakim..

Kontributor arrahmah.com, Yusuf melaporkan dari Cirebon, bahwa majelis hakim yang dipimpin Abdul Rosyad SH, telah menjatuhkan vonis hukuman penjara seumur hidup kepada Ayung.  

Sementara ratuasan massa umat Islam yang memenuhi ruang sidang, menolak putusan hakim tersebut, dan meminta majelis hakim menuntut mati Ayung. Spontan pekik takbir menggema di ruang sidang Pengadilan Negeri Cirebon.

Sebelumnya, massa umat Islam yang berjumlah 500 orang berjalan kaki dari Masjid At Taqwa menuju pengadilan negeri kota Cirebon. Sempat terjadi ricuh kecil umat Islam dengan kelompok masyarakat dari unsur Pemuda Pancasiala.  Pemicunya adalah mis komunikasi. Semula masa umat Islam menduga PP membela Ayung, karena tidak ada komunikasi dengan koorlap aksi saat itu.  Ricuh dapat diredakan, oleh koordinator lapangan Ustadz Andi Mulya. Akhirnya massa PP ditarik karena dikhawatirkan berpotensi memicu kericuhan berikutnya.

Kronologis singkat kekejaman Ayung

Ayung Indra Kosasih telah membunuh secara keji Yoyo Halim Mulyana pada lima bulan yang lalu (23/5/2013) di Jl Tanda Barat Kartini Kota Cirebon di sesalkan keluarga korban.  Yoyo dibunuh dengan cara disiram bensin dan dibakar. Istri tersangka, Rini Fitriyana (anak korban), yang juga menjadi korban kekejian Ayung menyatakan pihaknya sangat mengutuk keras tindakan yang dilakukan murtaddin Ayung.

"Saya tidak terima bapak (alm) saya dibunuh dengan cara keji. Karena bapak saya tidak pernah punya salah terhadap Ayung (pelaku), kenapa dia (pelaku) tega berbuat seperti itu kepada bapak saya," ujarnya sambil menahan tangis, lansir radarcirebon.com (3/10/2013)

Rini menjelaskan bahwasanya kejadian itu bermula ketika korban sedang duduk di ruang belakang.

"Waktu itu awalnya pukul 17.45 menjelang maghrib bapak (korban) saya lagi duduk di ruang belakang, lalu dari pintu belakang muncul Ayung dari pintu belakang dengan membawa 1 botol bensin, tanpa alasan yang jelas, dia (pelaku) langsung menyiramkan bensin ke bapak (korban) saya, terus bapak saya lari keluar, begitu ada di luar, bapak saya langsung dibakar," tuturnya.

Pihak keluarga berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dari Pengadilan Negeri Kota Cirebon.
"Kami berharap agar Hakim menjatuhkan hukuman yang setimpal (mati) atas perbuatannya yang telah dengan sengaja membunuh ayah saya dengan cara keji," tutupnya. (azm/arrahmah.com)


17.12 | 0 komentar | Read More

Penjajah "Israel" membangun museum di bawah Masjid Al-Aqsa

AL-QUDS (Arrahmah.com) – Televisi "Israel" melaporkan bahwa otoritas pendudukan zionis telah membuka sebuah museum baru di bawah Masjid Al-Aqsa. Komite Islam-Kristen untuk Mendukung Yerusalem (Al-Quds) dan tempat-tempat suci pada Senin (25/11/2013) mengecam kebungkaman internasional terhadap langkah-langkah Yahudisasi "Israel" di Masjid Al-Aqsa dan Al-Quds, lansir MMEM.

Komite itu mendesak dunia untuk menyuarakan dan mendukung hak Umat Islam untuk bisa menjalankan shalat di Masjid Al-Aqsa. Komite itu juga menekankan pada saat yang sama bahwa kebungkaman masyarakat internasional semakin mendorong "Israel" untuk melanggar kesucian Masjid Al-Aqsa dan menyerang jamaah Muslim.

Komite tersebut menyatakan bahwa museum ini hanya salah satu bagian dari skema penjajah "Israel" yang lebih besar untuk melanjutkan Yahudisasi Masjid Al-Aqsa dan daerah sekitarnya, merampas identitas Islam dalam rangka untuk menggantinya dengan Kuil Yahudi.

Sekretaris Jenderal Komite Dr Hanna Issa memperingatkan bahwa pemerintah "Israel" telah hampir menyelesaikan misi mereka untuk meyahudisasi Masjid Al-Aqsa, dan menyatakan bahwa: "Otoritas pendudukan 'Israel' bertujuan untuk mencabut masjid identitas negeri Arab dan Muslim itu untuk mengubahnya menjadi rumah ibadah orang Yahudi dengan membuka museum Yahudi dan menggali terowongan di bawah masjid suci itu untuk akhirnya menggantinya dengan kuil. Otoritas 'Israel' juga memfasilitasi dan melindungi ekstremis dan pemukim Yahudi yang menodai kesucian masjid itu setiap hari." (banan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Ini isi surat yang berisi hasutan kebencian terhadap Ummat Islam di Irlandia

DUBLIN (Arrahmah.com) – Sebuah surat dan surel berisi pesan kebencian yang dikirimkan ke Masjid-masjid, rumah-rumah dan organisasi-organisasi Muslim di Dublin telah banyak dikecam oleh para pejabat Irlandia sebagai bentuk rasisme dan fanatisme agama. Isi surat yang ditulis dengan huruf kapital diantaranya berisi sebagai berikut:

Kami adalah para pembela Irlandia dan kami tersinggung atas keberadaan muslim di negara kita. Kami akan membela negara ini terhadap apapun yang bermaksud untuk menyebarkan agama Islam. Kami siap sebagai pewaris asli bangsa dan sejarah Irlandia untuk menggunakan kekuatan apa pun yang kita perlukan untuk menghentikan Anda orang-orang muslim yang tidak memiliki hak untuk berada di negara kami.

Kami akan menyerang setiap orang Muslim, wanita dan anak-anak yang masuk ke setiap masjid di Irlandia dan terutama jika masjid baru yang lebih besar dibangun di utara Dublin. Dan anak-anak kami akan menyerang anak-anak Anda di sekolah. Muslim tidak punya hak untuk tetap berada di Irlandia. Orang-orang Irlandia tidak senang dengan kehadiran Anda di negara ini, Negara ini merupakan milik rakyat Irlandia asli.

Hanya karena beberapa politisi yang kasihan kepada Anda sehingga Anda berada di sini, dan  mereka tidak pernah meminta persetujuan kepada sebagian besar orang-orang Irlandia. Semua pemimpin bisa berjabat tangan sebanyak yang mereka inginkan, tapi fakta yang benar bahwa orang-orang Irlandia tetap tidak ingin Anda berada di sini dan kami sekarang bertugas untuk memastikan Anda dan anak-anak Anda menjadi sadar betapa sedikit yang menginginkan Anda di sini.

Anda tidak pernah menunjukkan keinginan untuk berintegrasi dan ini terbukti dengan dinding besar dan gerbang yang dibangun di sekitar masjid.

Kehadiran Anda di negara kami menghancurkan warisan dan budaya kami dan kami menghimbau kepada masyarakat Irlandia  untuk menyerang setiap muslim yang mereka temui di toko-toko, di taksi, di masjid-masjid atau tempat lain dimana mereka menemukan orang Islam. Siapa pun yang terlihat mengenakan kerudung atau hijab, atau yang kami anggap sebagai orang Islam. Pemerintah kami bertindak bodoh terhadap maksud yang  sebenarnya dari Islam,  tetapi banyak orang Irlandia yang muslim yang tidak sepenuhnya menyadari apa tujuan Anda.

Tanah ini milik agama Kristen dan kami tidak akan membiarkan Anda untuk mengubahnya menjadi sebuah negara muslim.

"Saya benar-benar mengutuk tindakan rasisme dan fanatisme agama dalam segala bentuknya dan sangat terkejut oleh adanya email yang berisi pesan-pesan kebencian tersebut," kata Menteri Kehakiman Alan Shatter seperti dikutip oleh Irish Independent.

Shatter memperingatkan bahwa intoleransi agama tidak diterima dalam masyarakat Irlandia. Komentar marah menteri ini menyusul laporan tentang surat kebencian yang dikirim ke masjid,  rumah-rumah dan organisasi Muslim di minggu terakhir.

Dewan Imgiran Irlandia meminta siapa saja yang menerima ancaman untuk melaporkan kepolisi di Irlandia.

Hasutan yang tidak dewasa

Di tengah meningkatnya kecaman, para pemimpin Muslim Irlandia mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir tentang hasutan ini.

"Surat itu ditulis oleh orang-orang yang tidak dewasa. Ini menunjukkan ketidaktahuan mereka terhadap fakta yang sebenarnya," kata Dr Ali Saleem, salah seorang tokoh penting di Islamic Cultural Centre di Clonskeagh, Dublin.

"Orang yang menulis pesan penuh kebencian ini adalah orang yang gagal untuk memahami bahwa sebagian besar Muslim di Irlandia, 65.000 dari mereka adalah  orang Irlandia. Mereka tinggal di rumah mereka sejak dulu.

"Ada 49 masjid di Irlandia, sembilan di Dublin. ini menunjukkan bahwa Ummat Islam telah lama ada di Irlandia. Terlepas dari apa keyakinan dan ras mereka, mereka menikmati kebebasan beragama dan beribadah. Banyak hal dari Islam yang selaras dengan warisan budaya Irlandia," tambahnya.

Denise Charlton, chief executive, mengatakan bahwa surat dengan pesan kebencian dan ancaman yang terkandung di dalamnya, menakutkan dan mengkhawatirkan.

"Dewan Imigran berkomitmen untuk bekerja dengan polisi Irlandia untuk memerangi rasisme dan meminta mereka untuk menggunakan semua sumber daya yang ada untuk menyelidi sumber dari  kelompok atau individu yang ada di balik surat atau postingan di internet yang berisi pesan kebencian tersebut. Ini untuk memastikan bahwa mereka berhadapan dengan hukum yang tegas."

Charlton menegaskan bahwa efektivitas undang-undang Irlandian tentang hasutan dan kebencian akan diuji dalam kasus ini.

Muslim membentuk 1,1 persen dari 4,5 juta orang di Irlandia, tapi jumlah mereka bertambah  akibat imigrasi, kelahiran domestik, dan dalam beberapa kasus konversi.

Dua dekade lalu ummat Muslim berjumlah sekitar 4.000. Dalam sebuah sensus tahun 2011 tercatat 49.204 Muslim, termasuk hampir 12.000 anak usia sekolah. Angka-angka ini menunjukkan peningkatan 51 persen sejak tahun 2006. (ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Ustadz Anung: Prof Quraisy seyogyanya nasehati kaum Syiah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Prof. Quraisy Shihab mengajak semua pihak menyudahi perdebatan terkait Sunni dan Syiah, karena banyak persoalan yang lebih urgen untuk dibahas (Harian Fajar, 16/11/2013).

Menanggapi hal itu ketua MIUMI DKI Jakarta, Ustadz Anung Al Hammat Lc, MPd.I mengemukakan tanggapannya, meminta Quraisy Shihab untuk menasehati kaum Syiah di Indonesia.

"Sudah seharusnya pak pofesor (Quraisy Shihab red) memberikan nasehat kepada kaum Syiah untuk tidak menyebarkan paham Syiah yang menyimpang di bumi Indonesia," kata Ustadz Anung dalam pesan pendeknya kepada arrahmah.com, Rabu

"Karena kaum Syiah sendiri tidak diam, mereka terus bergerak," tambahnya.

Quraish juga menegaskan bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga. Intinya kata dia, boleh berbeda dalam hal mazhab, tetapi tidak dalam akidah Islam. 'Ibarat jalanan, tujuan kita sama.

Akan hal ini, Ustadz Anung juga mengingatkan kepada kaum Muslimin, jangan sampai pandangan Quraisy Shihab tersebut membuat kaum Muslimin lalai dari menanamkan aqidah Islam yang benar. Dia meminta para Ustadz juga menjelaskan penyimpangan dalam beragama, diantaranya mewaspadai penyimpangan Syiah.

Ustadz yang gencar mendakwahkan kesesatan Syiah ini mengkritik pernyataan Quraisy yang beraroma liberal yang membahayakan aqidah umat Islam.

"Dalam pernyataan profesor juga terdapat paham liberalnya. Allah telah memerintahkan kita untuk mengikuti jalan yang benar/lurus dan melarang untuk mengikuti banyak jalan yang menyimpang," tegas kandidat doktor pendidikan Islam ini. (azm/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Komisi Revolusi Suriah laporkan 4 wartawan tewas dibunuh milisi Syi'ah

SURIAH (Arrahmah.com) – Komisi Umum Revolusi Suriah (SRGC) mengungkapkan terkait pembunuhan para aktivis media pro-revolusi Suriah pada Ahad (24/11/2103), yang mana dilaporkan empat wartawan telah tewas di dekat Damaskus oleh serangan milisi Syi'ah pro-rezim.

Laporan SRGC mengatakan bahwa seorang wartawan perang terkemuka bernama Ammar Tabajo alias Muhammad al-Sa'id dan rekan-rekannya telah tewas dibunuh oleh seorang anggota pasukan Syi'ah Irak yang loyal kepada rezim Bashar Assad, lansir Zaman Alwasl.

Seorang militan Irak, yang tergabung dalam brigade Abu al-Fadhal al-Abbas, sebuah kelompok milisi Syi'ah ekstrem, memposting foto secara online jasad seseorang yang diduga adalah jasad Sa'id dan para korban lainnya di desa Jarba, di bagian timur Ghoutah.

Para aktivis Suriah mengatakan bahwa para milisi Syi'ah itu merampas kamera dan peralatan media lainnya dari para korban.

Sa'id dikatakan telah aktif meliput sejak awal-awal revolusi Suriah, ia dijadikan sumber informasi untuk berita di media. (siraaj/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Allahu Akbar, Mujahidin Islam tewaskan 150 lebih tentara rezim Nushairiyah dan milisi-milisi Syi'ah di Aleppo

Written By Unknown on Senin, 25 November 2013 | 17.12

ALEPPO (Arrahmah.com) – Allahu Akbar, Mujahidin Islam di Suriah kembali menewaskan 150 tentara rezim Nushairiyah dan milisi-milisi Syi'ah pembantunya di Aleppo dalam pertempuran sengit yang berlangsung selama tujuh hari, dimulai pada Kamis (7/11/2013) hingga Kamis (14/11).

Dalam sebuah pernyataan resmi no. 433 yang dirilis oleh Yayasan Media Al-Manarah al-Baidha', Mujahidin Jabhah An-Nushrah mengatakan bahwa pasukan rezim Nushairiyah, milisi Syi'ah Hizbul Lata Lebanon, milisi Syi'ah Abu Fadhl Abbas Irak dan milisi Syi'ah Jaisyu Al-Mahdi Irak melakukan serangan besar-besaran ke Aleppo dari beberapa arah yang berbeda, seperti dari Naqarin, Brigade 80, Bukit Hasil, Bukit Aran, Duwairinah dan desa Tayarah.

Tank Jabhah Nushrah menghantam bangunan tempat pertahanan pasukan Nushairiyah di desa Naqarin Foto

Tank Jabhah Nushrah menghantam bangunan tempat pertahanan pasukan Nushairiyah di desa Naqarin

Mujahidin tidak membiarkan pasukan musuh itu bebas melakukan penyerangan. Jabhah Nushrah yang bekerja sama dengan Harakah Ahrar Asy-Syam dan unit-unit Mujahidin lainnya menghadang serbuan musuh di berbagai front. 

syiah soldiers killed in aleppo

Sebagian mayat pasukan Nushairiyah selama baku tembak sengit

Atas pertolongan Allah semata, Mujahidin akhirnya berhasil memenangkan pertempuran dan memukul mundur pasukan musuh dan menewaskan lebih dari 150 tentara rezim dan milisi-milisi Syi'ah. Segala puji bagi Allah semata.

(siraaj/arrahmah.com)


17.12 | 0 komentar | Read More

Kaum Muslim Lampung galang dana Suriah Rp 130 Juta lebih

BANDAR LAMPUNG (Arrahmah.com) – Acara Tebar Cinta untuk Syam di Masjid Nurul Ulum Islamic Center, Rajabasa, Bandar Lampung, Ahad (24/11), mendapat sambutan ribuan umat Muslim. Panitia berhasil menggalang dana umat lebih dari Rp 130 juta dalam waktu lima menit. Alhamdulillah, jazhumullohu khoiron.

"Dana tersebut semuanya untuk membantu dan menolong sesama muslim di Suriah," kata Moderator Tabligh Akbar, Irfan Tadjus Salatin, yang juga pengisi acara dakwah di Radar TV. Ia mengatakan penggalangan dana ini hanya berlangsung lima menit, demikian laporan kontributor Abu Alfia dari Lampung.

Irfan mengatakan penggalangan dana ini untuk meringankan beban kemanusian sesama Muslim di Suriah yang saat ini sangat membutuhkan bantuan Muslim lainnya. 

Pengumpulan dana ini dipandu oleh Ustadz Muhammad Nurdin, dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung, yang juga salah seorang pengisi dakwah 'Dialog Imani' RRI Bandar Lampung, setiap Selasa usai Subuh. Menurut Nurdin, para penginfak dan sedaqoh akan mendapat teman di alam barzakh, yakni amalan soleh.

Ribuan umat Islam dari berbagai penjuru daerah provinsi Lampung yang mendatangi majelis tersebut, berduyun-duyun menginfakkan sebagian hartanya. Bentuk infak yang diberikan jamaah, tidak saja berupa uang rupiah tapi ada yang berupa real, dan material, misalnya jam tangan, telepon seluler, dan lainnya.

Tabligh akbar yang diselenggarakan Yayasan Al-Falah Lampung ini diisi oleh tiga pembicara yakni Ustadz Imtihan Syafei, mudir Ponpes An-Nur Solo. Tengku Azhar, aktivis Islam yang pernah ke Suriah. Dan dr. Solechin, salah seorang relawan kemanusian dari Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI), yang sudah dua kali bolak balik ke Suriah.

Aksi serupa ini sudah berlangsung dua kali di Lampung, setelah pertengahan tahun ini. Acara ini selalu dipadati umat, sehingga ruang dalam masjid yang luas tersebut tidak mampu menampung jamaah yang terus berdatangan, untuk menyaksikan rekaman video para aktivis dan relawan yang sudah berkunjung ke Suriah.

Ustadz Imtihan mengutarakan, kepedihan yang dirasakan rakyat Suriah yang tidak berdosa hendaknya tidak hanya sementara namun sepanjang saat, agar kepedihan rakyat Suriah dapat dirasakan umat Islam di mana pun di dunia ini termasuk di Lampung.

"Umat Islam dengan umat muslim lainnya di dunia ini adalah bersaudara," katanya.

"Inilah kesempatan bagi umat untuk berlomba menginfakkan melebihi infak yang besar," ujarnya. Bukti keimanan umat Islam, kata dia, membantu saudara sesama di Suriah yang saat ini mengalami kesedihan dan ketakutan setiap hari. 

Rasa iman seseorang itu setelah mencintai saudaranya seiman, dan membenci musuh-musuh Allah. "Manisnya iman setelah melaksanakan wala dan bara," katanya. 

Sementara dr. Solichin, tim relawan dari HASI, meceritakan pengalamannya dari bumi Syam. Menurut dia, warga Suriah saat ini hanya bisa makan roti tipis. Semua sendi kehidupan rakyat, sudah tidak berjalan lagi.

"Pabrik-pabrik di bom, makanan dan minuman sulit didapat, saudara mereka banyak yang dibantai. Mereka hidup dengan ketakutan," kata Solichin.

Para penguasa menghantam-hantam masjid pada hari Jumat. Tim relawan hanya dapat berlindung di dinding kecil yang masih tersisa dari serpihan bom.

Dia mengatakan tim relawan dari HASI telah memberikan bantuan berupa mobil ambulan, medis, selimut, jilbab, pakaian dalam, pampers, dan permen untuk anak kecil. Anak Suriah mengalami kekejaman pemerintahan Bassar Assad setiap hari, sehingga mereka sudah tidak ada rasa takut lagi. (azm/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Ummat Muslim tidak diterima di Angola, beberapa Masjid dihancurkan

LUANDA (Arrahmah.com) – Menurut beberapa surat kabar Angola, Angola telah menjadi negara pertama di dunia yang melarang Islam dan Muslim di negaranya, dan langkah pertama yang dilakukan  adalah dengan menghancurkan masjid-masjid di negara itu.

"Proses legalisasi Islam belum disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, masjid mereka akan ditutup sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," Rosa Cruz e Silva, Menteri Kebudayaan Angola, sebagaimana dirilis oleh OnIslam, Ahad (24/11/2013).

Dia menegaskan bahwa keputusan yang terbaru adalah melakukan serangkaian upaya untuk melarang sekte keagamaan 'ilegal' di Angola.

Menurut menteri, tindakan itu diperlukan sebagai bentuk perlawan tanpa henti  terhadap munculnya jemaat yang beribadah yang bertentangan dengan kebiasaan budaya Angola.

Sama seperti Islam, agama lain yang tidak disahkan akan menghadapi penutupan rumah ibadah mereka.

"Semua sekte yang masuk pada daftar yang diterbitkan oleh Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia di koran Angola 'Jornal de Angola'  dilarang untuk melakukan ibadah," sebagaimana dikutip oleh Cameroon Voice‏.

Komentar anti- Islam bukan yang pertama kalinya yang dilakukan oleh pejabat Angola.

"Ini adalah akhir dari tersebarnya pengaruh Islam di negara kita," Presiden José Eduardo dos Santos dikutip oleh Osun Defender newspaper, Ahad (24/11/2013).

Oktober lalu, Muslim dari kota perkotaan Viana, Luanda, menyaksikan proses penghancuran menara masjid mereka di Zengo.

Gubernur provinsi Luanda, Bento Bento, juga mengatakan dalam siaran radio lokal bahwa "Muslim radikal tidak diterima di Angola dan pemerintah Angola belum siap untuk melegalisasi masjid."

Dia menambahkan bahwa umat Islam tidak diterima di Angola dan bahwa pemerintah tidak akan melegalkan keberadaan masjid di negara itu. (ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Penjabaran ketabahan dan kemenangan Mujahidin dalam pertempuran sengit di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) – Pasukan rezim Nushairiyah Suriah, milisi Syiah Hizbul Lata Lebanon, milisi Syiah Abul Fadhl Abbas Irak dan milisi Syiah Jaisy Al-Mahdi Irak melakukan serangan besar-besaran ke Aleppo melalui beberapa arah; Naqarin, Brigade 80, Bukit Hasil, Bukit Aran, Duwairinah dan desa Tayarah.

Mujahidin Jabhah An-Nushrah, Harakah Ahrar Asy-Syam Al-Islamiyah dan kesatuan-kesatuan Mujahidin lainnya menghadang serbuan besar di banyak front tersebut dengan sabar, gigih dan gagah berani. Atas karunia Allah semata, Mujahidin berhasil memukul mundur pasukan musuh dan menewaskan lebih dari 150 tentara dan milisi Syiah dalam pertempuran sengit sejak hari Kamis (7/11/2013) sampai Kamis (14/11). Berikut penjabaran resmi dari Mujahidin Jabhah Nushrah terkait ketabahan dan kemenangan Mujahidin dalam pertempuran sengit dengan pasukan musuh tersebut.

****

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Penjelasan no. 433

Laporan rinci kegigihan para ksatria mujahidin menghadang pergerakan maju pasukan rezim Nushairiyah di Aleppo dan pinggiran Aleppo

Segala puji bagi Allah Yang Maha Merajai lagi Maha Tinggi, Yang telah memerintahkan kita untuk memutuskan perkara di antara manusia dengan keadilan dan mensyariatkan kepada kita untuk melawan penyerangan dengan balasan setimpal. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada orang yang senantiasa tersenyum lagi ahli berperang, nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salam, juga atas seluruh keluarga dan sahabatnya. Amma ba'du.

Pada awal bulan Allah yang haram (suci), Muharram, pasukan rezim Nushairiyah dan saudara-saudaranya milisi Rafidhah melakukan mobilisasi besar-besaran. Mereka membuka beberapa front pertempuran di Aleppo guna menekan mujahidin dan mencerai-beraikan usaha mujahidin. Pasukan rezim Nushairiyah dan milisi-milisi Rafidhah berusaha menyerang masuk ke Aleppo melalui beberapa arah; Naqarin, Brigade 80, Bukit Hasil, Bukit Aran, Duwairinah dan desa Tayarah. Front yang paling sengit dan berbahaya adalah desa Tayarah dan bukit Aran yang terletak di dekat jalan raya Aleppo – Al-Bab, yang merupakan jalan raya terpenting menuju mujahidin. Ia merupakan jalur utama pengiriman bantuan senjata dan amunisi, selain merupakan jalur utama pengiriman bahan kebutuhan pokok masyarakat kaum muslimin. Namun mustahil usaha mereka itu. Bagaimana tidak, sedangkan di tengah umat Islam masih ada para ksatria yang matanya tak pernah tidur, badannya tidak pernah beristirahat, mereka membawa nyawa mereka dalam telapak tangan mereka dan senjata mereka di pundak mereka, demi membela agama dan melindungi kehormatan kaum muslimin, sehingga kalimat Allah menjadi kalimat yang paling tinggi.

Maka para singa mujahidin Jabhah Nushrah [semoga Allah menguatkannya dengan pertolongan-Nya] bangkit melakukan pertempuran sengit di semua front terbuka, sementara sikap mereka menyatakan: "Demi Allah, kalian tidak akan bisa lewat kecuali setelah kalian melangkahi mayat kami dan ceceran tulang-belulang kami dan Allah benar-benar akan menyaksikan apa yang kami lakukan pada hari ini." Para wali Allah berhadap-hadapan wali-wali setan, kedua barisan bertemu dalam medan pertempuran, maka suara takbir dan tahlil mengalahkan suara dentuman meriam dan rudal, sehingga nyawa pun naik ke tenggorokan.

لِيَقْضِيَ اللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا لِيَهْلِكَ مَنْ هَلَكَ عَنْ بَيِّنَةٍ وَيَحْيَى مَنْ حَيَّ عَنْ بَيِّنَةٍ

"Agar Allah melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan, yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (pula)." (QS. Al-Anfal [8]: 42)

Orang-orang murtad mendapati perkara yang meledakkan kemarahan mereka dan menggagalkan rencana-rencana jahat mereka, atas karunia Allah semata kepada hamba-hamba-Nya mujahidin. Kami tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh kelompok dan kesatuan mujahidin lain yang menyertai kami dalam pahala, membela kemuliaan agama dan kehormatan kaum muslimin dengan curahan darah dan nyawa mereka. Kami berdoa semoga Allah melimpahkan keteguhan dan kesabaran kepada kami dan saudara-saudara kami sampai kami berhasil mengusir serangan orang-orang murtad dan membersihkan negeri ini dari kejahatan mereka. Sesungguhnya Allah Yang melimpahkan dan Maha Kuasa atas hal itu.

Kamis, 4 Muharram 1435 H/7 November 2013 M Mujahidin Jabhah Nushrah bekerja sama dengan Mujahidin Harakah Ahrar Asy-Syam Al-Islamiyah bergerak menyusup menuju gedung Dinas Transportasi Baru di daerah Naqarin dalam upaya untuk menyerbu ke dalamnya. Namun Allah belum menakdirkan kesuksesan karena mujahidin tidak memiliki senjata mesin berat. Sementara itu pasukan rezim rezim Nushairiyah Suriah yang diperkuat oleh milisi Syiah "Hizbullah" Lebanon dan milisi Syiah Abul Fadhl Irak.

Atas karunia Allah semata, mujahidin berhasil menembak mati tiga orang tentara dan milisi musuh, di mana mujahidin menemukan pada saku mereka tulisan "Jaisy Al-Mahdi" [Tentara Al-Mahdi]. Segala puji bagi Allah semata. Jum'at, 5 Muharram 1435 H/8 November 2013 M Setelah Shalat Subuh, mujahidin Jabhah Nushrah melakukan penyerbuan secara regu dan perorangan, satu regu demi satu regu bergerak maju, mereka kemudian memperkuat saudara-saudara mereka mujahidin di desa Tayarah dan bukit Aran. Begitu mereka menjejakkan kakinya di bukit Aran, mereka langsung terlibat baku tembak sengit dengan pasukan musuh yang melakukan upaya infiltrasi dari arah bukit desa Tayarah. Bukit ini terhitung tempat paling tinggi di kawasan ini dan menanungi sebagian besar desa di sekitarnya, sekaligus menaungi jalan raya Aleppo – Al-Bab.

Pertempuran berlangsung sengit, terkadang menyerbu maju dan terkadang bergerak mundur, sampai akhirnya Allah mengaruniakan kepada hamba-hamba-Nya kelompok yang bertauhid kemampuan untuk menembakkan mortar yang jatuh tepat di antara orang-orang Nushairiyah dan Rafidhah tersebut, dalam bangunan tempat pertahanan mereka di puncak bukit. Ledakan mortar itu membakar bangunan dan orang-orang yang berada di dalamnya. Mujahidin kemudian menyerbu masuk dan menembak mati musuh yang lolos dari kebakaran. Allah melimpahkan karunia-Nya kepada mujahidin dan mencampakkan rasa gentar ke dalam hati pasukan musuh. Sampai-sampai mujahidin mendengar ketakutan pasukan musuh lewat komunikasi Handy Talky mereka dan perintah untuk menarik mundur mereka. Namun mustahil para singa mujahidin membiarkan mangsa mereka. Mujahidin mengejar pasukan musuh dan memukul mundur mereka dengan karunia Allah semata, sehingga desa Tayarah, bukit Tayarah dan sebagian besar desa bukit Aran kembali berada dalam kekuasaan mujahidin. Segala puji bagi Allah semata.

Hasil dari pertempuran yang penuh berkah ini adalah tewasnya lebih dari 60 orang murtad, di antara mereka terdapat sejumlah perwira tinggi militer. Di antaranya yang berhasil diidentifikasi adalah Mayor Ala' Muhriz dan Letnan Kolonel Saumar, yang terkenal dengan kebiadabannya terhadap kaum muslimin. Ia adalah perwira pada Dinas Intelijen Politik. Dalam pertempuran ini mujahidin berhasil merampas sejumlah senjata ringan, senjata menengah dan roket RPG. Di antara karunia Allah kepada mujahidin dan karamah dari-Nya adalah mujahidin melihat sebuah regu pasukan Nushairiyah Suriah keliru menembak sebuah regu pasukan Nushairiyah lainnya. Mujahidin mendengarkan pembicaraan mereka dari HT mereka memerintahkan penangkapan sebagian mereka dan penjeblosan mereka ke dalam penjara. Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam.

Sabtu, 6 Muharram 1435 H/9 November 2013 M, Setelah Allah melimpahkan karunia-Nya kepada mujahidin untuk mampu memukul konvoi pasukan rezim Nushairiyah Suriah, maka pasukan rezim mulai melakukan bombardir massif untuk mengamankan penarikan mundur sebagian kesatuan pasukan mereka. Di antara kesatuan pasukan yang akan ditarik mundur adalah kesatuan pasukan Nushairiyah di desa Naqarin, yang terletak di jalan raya lama yang menghubungkan kota Aleppo dengan kota Al-Bab dan jalan raya baru yang menghubungkan kota Aleppo dengan kota Al-Bab. Mujahidin mengetahui posisi-posisi pasukan musuh saat mereka sedang berusaha untuk menarik mundur. Mujahidin pun mengejar dan menyerang mereka sehingag menewaskan 6 tentara mereka. Segala puji bagi Allah semata. Adapun di arah lain dari desa Naqarin dan gedung Dinas Transportasi, mujahidin menembakkan meriam-meriam dan senjata mesin berat mereka sehingga menimbulkan kerugian parah pada pasukan musuh. Namun belum diketahui secara pasti jumlah korban tewas dan cedera di pihak musuh. Mujahidin Jabhah Nushrah tidak melupakan saudara-saudara mereka mujahidin yang bertempur di markas Brigade 80. Jabhah Nushrah mengirim bantuan senjata dan amunisi ke front tersebut.

Ahad, 7 Muharram 1435 H/10 November 2013 M, pada siang hari Ahad, mujahidin para pembela agama dan kehormatan kaum muslimin bergerak maju untuk menghadang serangan pasukan Nushairiyah dan milisi-milisi Syiah di bukit Syaikh Yusuf yang terletak di dekat gedung Dinas Transportasi desa Naqarin. Mujahidin menembaki pasukan musuh dengan meriam kaliber 60 mm, meriam kaliber 120 mm, dan meriam Jahannam, ditambah dengan senjata mesin berat kaliber 12,7 mm, kaliber 14,5 mm, kaliber 23 mm dan kaliber 57 mm serta dua buah tank. Pasukan musuh berlindung di puncak bukit, maka Allah memberikan taufik kepada hamba-hamba-Nya mujahidin untuk menembak tank-tank pasukan musuh secara tepat dengan roket anti tank jenis Konkores. Tembakan itu menghancurkan sebuah tank, melumpuhkan sebuah tank lainnya dan menewaskan 8 tentara mereka dengan perantaraan tangan kami. Segala puji bagi Allah sebelum dan sesudahnya. Sementara itu di jalan raya baru Aleppo – Al-Bab dan di pinggiran desa Naqarin di dekat desa Duwairinah, mujahidin berhasil memasang bom-bom pada bangunan yang diperkirakan menjadikan jalur pergerakan maju pasukan musuh. Mujahidin kemudian mundur, mengawasi bangunan tersebut, dan mengintai pasukan musuh. Begitu pasukan musuh bangunan tersebut, mujahidin meledakkan bom-bomnya sehingga membuat bangunan itu dan pasukan musuh di dalamnya tinggal puing-puing reruntuhan belaka. Sekitar 25 tentara murtad tewas oleh ledakan tersebut. Mujahidin merampas sebuah truk pengangkut personil yang dilapisi baja anti peluru. Segala puji bagi Allah semata.

Senin, 8 Muharram 1435 H/11 November 2013 M, Allah Ta'ala memberi kemampuan kepada mujahidin untuk menewaskan 3 tentara rezim Nushairiyah dan milisi Syiah dalam pertempuran bukit Tayarah, segala puji bagi Allah. Regu meriam dan senjata berat beragam kaliber mujahidin melanjutkan tembakan gencar terhadap bangunan Dinas Transportasi. Namun kami belum mampu mendokumentasikan jumlah sebenarnya dari korban tewas dan cedera di pihak pasukan musuh.

Selasa, 9 Muharram 1435 H/12 November 2013 M Sekitar 10 orang milisi Syiah melakukan penyusupan ke bukit Syaikh Yusuf, namun para ksatria mujahidin telah mengawasi dan mengintai pergerakan mereka. Mujahidin berhasil membunuh mereka semua, segala puji bagi Allah. Kawasan desa Naqarin disisir oleh Mujahidin Jabhah Nushrah, Harakah Ahrar Asy-Syam Al-Islamiyah dan Harakah Al-Fajr Al-Islamiyah, sehingga mujahidin berhasil menguasai sepenuhnya desa tersebut. Mujahidin berhasil membunuh 4 tentara dan mencederai 7 lainnya, di antara mereka seorang perwira, dalam gedung Dinas Transportasi. Mujahidin juga menembaki pasukan rezim Nushairiyah yang bermarkas di dekat rumah ibadah Jibrin dengan beragam meriam; 4 meriam kaliber 120 mm, 2 meriam kaliber 82 mm, 2 meriam kaliber 75 mm, juga meriam Jahannam, senjata mesin berat DShK, meriam kaliber 23 mm, dan senjata mesin PKC. Atas karunia Allah semata, sebagian besar tembakan itu tepat mengenai sasaran. Kerugian di pihak musuh diperkirakan 20 tentara tewas. Segala puji bagi Allah Ta'ala.

Rabu, 10 Muharram 1435 H/13 November 2013 M, Sniper mujahidin berhasil menembak mati 3 tentara rezim di dekat gedung Dinas Trasnportasi dengan senapan mesin berat DShK. Sebanyak 6 tentara lainnya tewas dalam baku tembak sengit. Mujahidin juga menembaki pasukan Nushairiyah Suriah dan milisi-milisi Syiah di atas bukit Syaikh Yusuf dengan meriam dan senjata mesin berat. Tembakan-tembakan itu tepat mengenai sasaran. Segala puji bagi Allah ta'ala.

Kamis, 11 Muharram 1435 H/14 November 2013 M, Setelah Shalat Subuh, Mujahidin Jabhah Nushrah menembaki pertahanan pasukan Nushairiyah dan milisi Syiah di bukit Syaikh Yusuf desa Naqarin dengan senjata berat dan tank-tank. Mujahidin menembaki mereka dari beberapa arah dengan tank-tank, meriam kaliber 37 mm, meriam kaliber 23 mm, meriam kaliber 120 mm dan meriam Jahannam. Sebagian besar tembakan itu tepat mengenai sasaran. Segala puji bagi Allah Ta'ala. Sementara itu regu sniper Jabhah Nushrah mengincar regu sniper pasukan Nushairiyah Suriah dan roket B10 yang menembaki mujahidin. Sniper mujahidin dengan senjata kaliber 12,7 mm berhasil menembak mati tentara Nushairiyah yang menembakkan roket B 10. Segala puji bagi Allah Ta'ala. Adapun di tempat lain dan di luar perkiraan pasukan Nushairiyah, mujahidin Jabhah Nushrah melakukan serangan surprise terhadap markas-markas pasukan Nushairiyah di blok selatan wilayah pinggiran Aleppo, dengan tujuan mengacaukan dan menyibukkan pasukan musuh di garis pertahanan belakang. Regu-regu mujahidin Jabhah Nushrah pun menyerang pasukan Nushairiyah di desa Ubaidah yang terletak di dekat kota Khanasir dan pasukan Nushairiyah di desa Adhamiah yang terletak di dekat kota Al-Hammam [terhitung sebagai urat nadi bantuan personil dan persenjataan bagi pasukan rezim Nushairiyah di kawasan tersebut]. Begitu malam tiba dan kegelapannya menyelimuti dua desa tersebut, regu-regu mujahidin Jabhah Nushrah melakukan penyerbuan secara serentak. Allah Ta'ala memberikan kemampuan kepada mujahidin untuk menghancurkan 3 tank pasukan Nushairiyah di desa Ubaidah dan menghancurkan meriam kaliber 57 pasukan Nushairiyah di desa Adhamiah. Serangan mujahidin ini sangat mengejukan pasukan Nushairiyah, sebab secara geografi kedua desa tersebut berada di kawasan yang sulit dan dikelilingi desa-desa yang tunduk kepada kekuasaan pasukan Nushairiyah. Kami mengetahui secara jelas bahwa korban tewas di pihak pasukan Nushairiyah di kedua desa ini lebih dari 20 tentara. Segala puji bagi Allah Ta'ala. Sampai saat ini front-front pertempuran masih terbuka dan mujahidin masih bertahan di parit-parit pertahanan mereka dengan gigih, berjaga-jaga dan menimpakan kerugian di pihak pasukan musuh sesuai Yang telah Allah kehendaki, dan pasukan musuh pun menimpakan kerugian di pihak kita sesuai Yang telah Allah kehendaki.

وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

"Dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai." (QS. At-Taubah [9]: 32) Allah Ta'ala semata Yang memberikan taufik.

Tank Jabhah Nushrah menghantam pasukan Nushairiyah di bukit Syaikh Yusuf

Tank Jabhah Nushrah menghantam pasukan Nushairiyah di bukit Syaikh Yusuf

Mujahidin menghalau serangan pesawat-pesawat tempur pasukan Nushairiyah, salah satu pesawat tempur terkena tembakan mujahidin

Mujahidin menghalau serangan pesawat-pesawat tempur pasukan Nushairiyah, salah satu pesawat tempur terkena tembakan mujahidin

: Mujahidin menyelusup ke pertahanan pasukan Nushairiyah dengan perlindungan tembakan dan bombardir meriam

: Mujahidin menyelusup ke pertahanan pasukan Nushairiyah dengan perlindungan tembakan dan bombardir meriam

tembak sengit melawan pasukan musuh dengan senapan mesin berat

tembak sengit melawan pasukan musuh dengan senapan mesin berat

Anjing memakan bangkai tentara Nushairiyah yang tewas saat melarikan diri dari bukit Tayarah

Anjing memakan bangkai tentara Nushairiyah yang tewas saat melarikan diri dari bukit Tayarah

Sebagian mayat pasukan Nushairiyah selama baku tembak sengit

Sebagian mayat pasukan Nushairiyah selama baku tembak sengit

"Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya." (Terjemahan QS. Yusuf [12]: 21)

Jabhah Nushrah Yayasan Media Al-Manarah al-Baidha'
Jangan melupakan kami dalam doa Anda

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam
Jum'at, 12 Muharram 1435 H/15 November 2013 M

(siraaj/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Jilbab Polwan tidak ganggu aktivitas pekerjaan, hanya perlu diseragamkan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Pol) Sutarman menegaskan pakaian dinas bagi Polwan seyogyanya tidak mengganggu aktivitas pekerjaan menyusul persetujuannya atas usul polwan berjilbab.

"Pakaian (polwan) yang penting tidak menganggu aktivitas pekerjaan," katanya, lansir antaranews.com.

Menurut Sutarman, ketentuan soal seragam polisi sudah ada dalam Keputusan Kapolri Nomor Pol: Skep/702/IX/2005 tentang sebutan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS polisi.

Terkait Peraturan Kapolri (Perkap) tentang seragam polwan berjilbab, Sutarman itu mengatakan pihaknya belum bisa mengeluarkan aturan tersebut karena terbentur pada masalah anggaran.

Akan tetapi, Sutarman memberikan kelonggaran izin kepada polwan yang ingin mengenakan jilbab dengan catatan ciri dan warnanya menyerupai dengan seragam polwan berjilbab seperti di Aceh.

Sutaman mengatakan perihal pemakaian jilbab untuk polisi wanita (Polwan) perlu diseragamkan terlebih dahulu.

"Memakai jilbab itu adalah hak asasi manusia, seperti di Provinsi Aceh, Polwan sudah berjilbab, namun kita perlu menyesuaikannya terlebih dahulu, jangan sampai nanti warnanya nggak karu-karuan," kata Sutarman dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Kompolnas dan Polri di Jakarta, Senin (25/11/2013).

Sutarman mengaku khawatir jika tidak diatur dan dirumuskan terlebih dahulu, akan terlihat tidak tertib.

"Perlu penyesuaian, jangan sampai bajunya ada yang dimasukkan ada yang dikeluarkan, warna jilbabnya juga jangan berwarna-warni, kuning, merah nanti disangka berafiliasi terhadap parpol," katanya.  (azm/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger