Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Buruh Sumut demo tuntut revisi upah minimum

Written By Unknown on Kamis, 22 November 2012 | 17.11

Bilal

Kamis, 22 November 2012 12:22:52

MEDAN (Arrahmah.com) - Demonstrasi ribuan buruh di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) diwarnai aksi pemblokiran pintu masuk tol Belmera di Tanjung Morawa, Rabu (21/11/2012) seperti dikutip dari detikcom. Akibatnya arus keluar-masuk tol sempat terganggu, tapi tidak lama.

Massa yang menamakan diri Dewan Buruh Sumatera Utara (DBSU) itu, merupakan gabungan berbagai dari berbagai elemen organisasi dan buruh di Kabupaten Deli Serdang dan Medan. Mereka berkumpul dan berorasi di Lapangan Garuda, Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Sekitar pukul 11.30 WIB, sebagian massa buruh yang menuju lapangan, sempat berhenti di depan pintu tol Tanjung Morawa, yang berjarak sekitar 200 meter dari Lapangan Garuda. Mereka memarkir sepeda motornya di pintu masuk tol tersebut.

Aksi itu sempat mengganggu arus keluar dan masuk kendaraan melalui pintu tol Tanjung Morawa yang merupakan titik awal jalan tol Belmera hingga Pelabuhan Belawan, Medan. Tapi hanya berlangsung beberapa menit, massa kemudian meninggalkan pintu tol, bergabung dengan buruh lainnya di Lapangan Garuda.

Aksi demo hari ini, terutama untuk menolak Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut yang sudah ditetapkan Rp 1,3 juta. Mereka mendesak revisi segera dilakukan dan menetapkan UMP menjadi Rp 2,2 juta. Mereka juga menolak RUU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karena dinilai akan menambah penderitaan buruh.

"Hapusan sistem outsourcing, hentikan pemberangusan serikat buruh," teriak massa yang membawa berbagai spanduk dan bendera organisasi.

Aksi itu mendapat kawalan ratusan polisi yang disiagakan Polda Sumut. Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro juga berada di lokasi untuk meninjau aksi demonstrasi tersebut. (bilal/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Sampai Rabu pagi, 6 Yahudi tewas dan puluhan luka oleh roket mujahidin Gaza

Muhib Al-Majdi

Kamis, 22 November 2012 12:45:29

GAZA (Arrahmah.com) - Sedikitnya enam tentara dan warga penjajah zionis Yahudi tewas akibat serangan roket mujahidin Gaza selama Selasa (20/11) malam dan Rabu (21/11) pagi. Puluhan lainnya mengalami cedera.

Militer zionis Yahudi pada Selasa malam secara resmi mengumumkan tewasnya seorang tentara zionis, Joseph Partcock. Tentara berusia 18 tahun yang berasal dari wilayah pemukiman Yahudi di kota Imanuel itu tewas akibat pecahan roket yang ditembakkan oleh mujahidin Gaza.

Militer zionis Yahudi pada Selasa malam juga mengumumkan tewasnya seorang pekerja di wilayah Yahudi, Negev Utara. Ia adalah pekerja perusahaan logistik militer yang bekerja di wilayah Selatan Israel untuk Departemen Pertahanan Israel. Sebanyak 17 warga Yahudi lainnya dinyatakan cedera akibat serangan roket di wilayah itu. Besar kemungkinan mereka dihantam oleh roket mujahidin Jaisyul Ummah Serambi Baitul Maqdis.

Sementara itu sejumlah roket Brigade Al-Qassam menghantam wilayah Rishon Latsion, selatan Tel Aviv pada Selasa malam. Roket tepat menghantam sebuah apartemen dan menewaskan dua tentara penjajah zionis Yahudi. Apartemen tujuh lantai itu mengalami kerusakan parah. Penduduk dilanda kepanikan. Sirine keamanan terdengar keras. Mobil ambulance dan mobil pemadam kebakaran meraung-raung ke lokasi kejadian.

 

(muhib almajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Lagi, warga penjajah Yahudi tewas di Ber Sheba oleh roket mujahidin Gaza

Muhib Al-Majdi

Kamis, 22 November 2012 13:02:54

GAZA (Arrahmah.com) - Sedikitnya seorang warga penjajah zionis Yahudi di wilayah Ber Sheba tewas dan tujuh belas lainnya cedera oleh serangan roket mujahidin Gaza pada Selasa malam (20/11).

TV Israel melaporkan sedikitnya seorang warga Yahudi tewas dan tujuh belas lainnya terluka saat gerakan perlawanan Palestina menembakkan lima roket Grad ke wilayah Ber Sheba pada Selasa malam.

Sementara itu sebuah roket Grad mujahidin Gaza menghantam kompleks pertokoan Yahudi di kota Ashdod, selatan wilayah Palestina yang diduduki oleh penjajah zionis Yahudi sejak 1948. Sedikitnya tiga warga Yahudi cedera dan enam lainnya dilanda histeris akibat serangan tersebut.

TV Israel lainnya melaporkan seorang wanita Yahudi di kota Ashkelon tewas terjatuh dari sebuah gedung tinggi. "Akibat ketakutan oleh roket gerakan perlawanan" lapor stasiun TV tersebut pada Rabu (21/11) pagi.

Dalam pernyataan resminya, Brigade Al-Qassam melaporkan sampai hari Selasa (20/11) telah menembakkan 224 roket ke wilayah-wilayah penjajah zionis Yahudi. Brigade Al-Qassam telah mengumumkan operasi "batu-batu Sijjil" sebagai pembalasan atas agresi militer biadab penjajah zionis Yahudi ke Jalur Gaza.

Dengan beberapa korban terakhir di pihak zionis Yahudi sampai Rabu pagi, total korban tewas mereka mencapai 19 orang, sebanyak 9 orang di antaranya adalah tentara aktif. Korban cedera mencapai 653 orang. Kerusakan parah melanda lebih dari 718 bangunan dan pabrik. Lebih dari 240 kendaraan terbakar dan hancur. Sekitar 30 lembaga pertanian mereka juga mengalami kerusakan berat.

Semua angka tersebut adalah total kerugian jiwa dan material yang diakui secara resmi oleh pemerintah dan media massa Yahudi. Seperti biasanya, mereka menutup-nutupi jumlah sebenarnya kerugian yang mereka alami.

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca Juga:

17.11 | 0 komentar | Read More

Majlis Syura Mujahidin kembali tembakkan 8 roket ke wilayah Yahudi di Ashkelon dan Sderot

Muhib Al-Majdi

Kamis, 22 November 2012 13:25:07

GAZA (Arrahmah.com) – Gempuran laut dan udara penjajah zionis Yahudi ke wilayah Jalur Gaza semakin brutal. Sampai hari Selasa lalu (20/11) atau hari ketujuh agresi militer, sedikitnya 133 warga muslim Gaza gugur dan lebih dari 1000 lainnya luka parah.

Mujahidin Islam dari berbagai kelompok jihad di Gaza sendiri terus memberikan perlawanan. Mereka menembakkan roket dan rudal ke wilayah-wilayah penjajah zionis Yahudi. Beberapa roket dan rudal itu berhasil menghantam target-target dengan telak. Media massa Yahudi mengakui sedikitnya tujuh orang Yahudi tewas, baik sipil maupun militer.

Salah satu kelompok mujahidin yang aktif menembakkan roket ke wilayah penjajah zionis Yahudi adalah Majlis Syura Mujahidin Serambi Baitul Maqdis. Pada Senin (19/11) kemarin, Majlis Syura Mujahidin kembali menembakkan delapan roket ke wilayah penjajah zionis Yahudi di kota Ashkelon dan Sderot.

Belum diketahui secara pasti kerugian jiwa dan material di pihak zionis Yahudi akibat serangan tersebut. Media massa dan pemerintah Yahudi sengaja menutup-nutupi dan mengaburkan kerugian yang mereka alami akibat serangan mujahidin Gaza.

(muhib almajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Waspada, banjir landa 8 daerah puncaknya diperkirakan Januari

Bilal

Kamis, 22 November 2012 13:43:15

JAKARTA (Arrahmah.com) - Hujan memang belum mencapai puncaknya, tetapi banjir dan longsor sudah terjadi di beberapa wilayah. Sejak Sabtu 17 November 2012 hingga Senin 19 November 2012, banjir terjadi di Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Pandeglang, Sukabumi,  Jakarta, Depok, dan Bandung.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional melaporkan, longsor terjadi di Kampung Sungapan, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, pada Minggu 18 November 2012 pukul 20.00. Longsor akibat hujan deras sebelumnya. Penggalian pasir di atas bukit juga berpengaruh terhadap longsor, 4 bangunan tertimpa longsor yang digunakan untuk tambal ban, tukang las dan pedagang batu.

Longsor juga terjadi di Desa Kelapa Nunggal, Kecamatan Kelapa Nunggal, Kabupaten Sukabumi pada Minggu sore. Satu rumah rusak berat tertimpa longsor. Tidak ada korban jiwa.

Di Kampung Kumbang Kampil, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, banjir terjadi pada Sabtu. Ketinggian banjir mencapai 1,5 meter. Tidak ada korban jiwa. 200 rumah terendam, 1 rumah hanyut, 400 hektare sawah terendam banjir. BPBD Pandeglang telah melakukan penanganan darurat.

Banjir juga terjadi di Kota Bengkulu pada Sabtu yang menggenangi 11 kelurahan yaitu Kelurahan Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Semarang, Penurunan, Nusa Indah, Kebun Tebeng, Sawah Lebar, Surabaya, Berkas dan Benting. Ratusan rumah terendam banjir hingga 1,5 meter. Banjir akibat hujan deras dan buruknya drainase. BPBD Kota Bengkulu menyiapkan bantuan permakanan, obat-obatan dan dapur umum.

Hujan deras yang terjadi pada Minggu juga menyebabkan banjir di sebagian Jakarta. Di Jakarta puluhan rumah di lima RT di Rawajati Pancoran Jaksel dan Cawang Jaktim akibat luapan Sungai Ciliwung. Beberapa ruas jalan di Jakarta seperti Cempaka Putih, Petamburan, Tomang, dan lainnya juga terjadi banjir. Buruknya drainase perkotaan menyebabkan banjir di beberapa lokasi.

Sementara di Jambi, air menggenangi wilayah yang berada di sekitar pinggiran Sungai Batanghari. Daerah yang sudah tergenang banjir yaitu Kabupaten Batanghari dan Kota Jambi. Untuk di Kota Jambi banjir sudah terjadi di Kelurahan Tahtul Yaman, Legok dan beberapa kelurahan lainnya.

Menurut Zulhan, warga Tahtul Yaman, dalam beberapa hari terakhir penambahan debit air terus terjadi. "Dalam sehari kira-kira lebih dari 20 sentimeter penambahan kedalaman debit air," katanya, Senin 19 November 2012.

Sedangkan di Kelurahan Legok Kota Jambi, beberapa RT sudah terendam banjir. Meskipun belum keseluruhan, namun banjir juga  cukup merepotkan warga. Termasuk siap-siap untuk menyelamatkan barang berharga sebelum banjir besar benar-benar terjadi.

Banjir juga terjadi di Kota Muarabulian, Kabupaten Batanghari. Seperti di Jalan Pramuka, Kecamatan Muarabulian, tidak bisa dilalui sama sekali karena jalan sudah digenangi air hampir setinggi satu meter. "Kami tidak mau mengambil risiko melewati jalan pramuka menggunakan mobil atau motor," kata Sopian, warga Muarabulian.

BNPB sendiri memperingatkan, curah hujan akan semakin tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Wilayah di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara serta sebagian Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi akan mencapai puncak hujan pada Januari 2013. Meskipun musim hujan diprediksikan normal oleh BMKG, namun ancaman banjir akan tetap tinggi saat Januari hingga Maret 2013.

"Pemanasan global telah berpengaruh terhadap meningkatnya intensitas hujan," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB. "Melimpahnya uap air dari laut akibat temperatur air laut yang makin hangat, maka pasokan uap air bertambah sehingga curah hujan turun dengan intensitas tinggi."

BNPB telah memetakan seluruh wilayah rawan banjir dan longsor. Peta telah diberikan kepada seluruh BPBD se Indonesia. Masyarakat dapat mengakses peta secara gratis di website BNPB yaitu di www.bnpb.go.id dan tersedia tips-tips antisipasi banjir dan longsor. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diminta tetap waspada.

Banjir Depok belum dapat bantuan

Sementara itu, banjir juga terjadi di Depok, Jawa Barat; dan Jambi. Di Depok, banjir terjadi karena tanggul sungai jebol dihantam debit air yang membesar karena hujan dan kiriman dari Bogor. Ratusan rumah pun terendam banjir di di Kelurahan Palsigunung, Perumahan Bukit Cengkeh II, Jalan Tunas Bakti, Depok.

Ratusan rumah warga di Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung, Depok juga terendam banjir hingga sore akibat luapan kali Palayangan dan Situ Cibereum, Kabupaten Bogor. Namun sejak pukul 17.00 WIB saat kejadian hingga sekarang, tak ada pun satu bantuan dari Pemerintah Kota Depok yang datang ke lokasi.

Kejadian diperparah dengan longsornya tanah di dekat gardu listrik di lokasi tersebut. Kondisi rumah warga korban banjir pun gelap gulita karena mati listrik.

Ketua RW setempat, Oding menuturkan longsornya tanah di dekat gardu listrik tersebut dikarenakan hujan yang deras terjadi pada sore tadi. Hal itu memutus aliran lebih dari 100 rumah warga.

"Hujan deras terjadi sore tadi, dan memutus aliran listrik disini, sampai sekarang listrik belum menyala sudah lebih dari 4 jam," ujarnya di lokasi, Rabu (21/11).

Saat ini juga tim teknisi dari PLN Bojonggede sedang memperbaiki aliran listrik tersebut. Sementara Oding mengeluhkan bantuan yang tak kunjug datang. "Saya sudah telepon orang dinas, dewan, satupun bantuan tak ada yang datang," tandasnya. (bilal/dbs/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Alhamdulillah, suku Jalja'al berbaiat kepada mujahidin Ash-Shabab Somalia

Written By Unknown on Rabu, 21 November 2012 | 17.11

Muhib Al-Majdi

Rabu, 21 November 2012 10:30:33

(Arrahmah.com) - Suku Jalja'al, salah satu suku besar dan berpengaruh di wilayah Shao, propinsi Islam Hiran membaiat Amir kelompok mujahidin Ash-Shabab Somalia. Peristiwa bersejarah itu dipublikasikan secara luas oleh kantor media Al-Kataib dalam sebuah video yang dirilis pada Kamis, 1 Muharram 1434 H bertepatan dengan 15 November 2012 M.

Penduduk dan tokoh-tokoh suku Jalja'al berkumpul di sebuah ruang pertemuan yang sederhana. Syaikh Ali Mahmud Raji mewakili dari Amir mujahidin Ash-Shabab dalam pertemuan baiat tersebut.

Dalam kata sambutannya, syaikh Ali mengatakan, "Baiat akan diberikan kepada syaikh Mukhtar Abu Zubair, amir propinsi-propinsi Islam dan sekaligus amir dari kelompok mujahidin Ash-Shabab. Saya hanya mewakili beliau."

Ia menjelaskan, "Poin-poin baiat diambil dari poin-poin pembaiatan sahabat Anshar kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam. Sebabnya adalah kita ini meniti jejak Nabi shallallahu 'alaihi wa salam."

Sementara itu salah seorang tokoh suku Jalja'ad dalam kata sambutannya mengatakan, "Sebagaimana yang kalian ketahui, di pundak kita ada tanggung jawab yang besar. Kita tidak boleh menelantarkan tanggung jawab tersebut, agar kita tidak ditanyai tentang keteledoran itu di hari kiamat kelak.

Atas nama kalian, saya katakan bahwa dengan izin Allah, kita harus mengambil perkara ini dengan kuat dan serius dan bertakwa kepada Allah dalam baiat ini. Tidak ada (makhluk) yang kekal dalam kehidupan ini. Setiap orang memiliki usia yang telah ditentukan. Keutamaan adalah mati sebagai syahid dan mati di jalan Allah.   

Oleh karena itu, kita tidak boleh menyimpan harta, nyawa dan usaha kita demi memenuhi perjanjian dan menjaga baiat ini. Inilah yang saya minta dari kalian. Saya telah menerima hal ini dan kalian pun telah menerimanya."

Seorang tokoh suku Jalja'ad lainnya kemudian melantunkan sebuah syair jihad. Ia memberikan kata sambutan, "Segala puji bagi Allah. Kami tegaskan bahwa kami telah mengambil baiat apa adanya. Maka barangsiapa di dalam hatinya masih ada keraguan, hendaknya ia menyampaikannya saat ini juga."

Rupanya semua hadirin telah sepakat dengan ikhlas menerima baiat tersebut. Tidak ada seoran pun yang keberatan. Maka tokoh masyarakat itu berkata lagi, "Ya Allah, saksikanlah, bahwa kami mengambil baiat ini semata-mata demi mencari ridha-Mu dan kami akan mencurahkan harta dan nyawa kami untuk memelihara baiat ini."

Syaikh Ali Mahmud Raji kemudian membaiat satu per satu para tokoh suku. Setiap tokohmaju ke depan, menjabat tangan syaikh Ali Mahmud Raji dan mengucapkan lafal baiat dengan hangat. Pekikan takbir mengiringi baiat mereka. Setelah itu syaikh Ali Mahmud Raji mengambil baiat secara umum atas seluruh anggota suku.

"Kalian membaiat saya, saya selaku wakil dari syaikh Abu Zubair, untuk mendengar dan taat baik dalam keadaan rajin maupun malas, untuk berinfak baik dalam kondisi lapang maupun sempit, (tetap mendengar dan taat) walau diperintah oleh orang yang lebih mementingkan diri mereka sendiri atas diri kalian, dan tidak merebut kepemimpinan dari pemegangnya kecuali jika kalian melihat kekafiran terang-terangan yang kalian memiliki buktinya dari Allah Ta'ala.

(Kalian juga berbaiat) untuk melakukan amar ma'ruf dan nahi munkar, menerapkan syariat Allah, menegakkan hudud (hukum pidana Islam), berjihad melawan orang-orang kafir dan orang-orang murtad, tidak melindungi pelaku pembunuhan dan kejahatan lainnya, mengatakan kebenaran di jalan Allah tanpa takut celaan orang-orang yang mencela, memperjuangkan Islam di negeri kalian dan membelanya sebagaimana kalian membela nyawa kalian, istri kalian, dan anak-anak kalian sesuai kadar kemampuan kalian. Maka pahala kalian berada di sisi Allah."

Seluruh anggota suku yang hadir dalam pertemuan itu serentak menjawab, "Kami membaiat Anda."

Syaikh Ali Mahmud Raji mengakhir acara pembaiatan dengan berkata, "Kita berdoa kepada Allah semoga menjadikan pertemuan kita ini sebagai pertemuan yang dirahmati. Sebagaimana kita hari ini berkumpul di sini, semoga Allah mengumpulkan kita kelak di surga Firdaus yang tertinggi. Semoga Allah mengampuni perkumpulan kita ini dan meneguhkan hati kita, karena kita pasti akan diuji dan digoncangkan (dengan berbagai ujian).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam: "Sesungguhnya hati itu berada di antara jari-jari Ar-Rahman, Dia membolak-balikkannya sekehendak-Nya."

Ya Allah, teguhkanlah kami di atas agama-Mu, hidupkanlah kami di atas agama-Mu dan matikanlah kami di atas agama-Mu.

Kita berkumpul hari ini bukanlah untuk tujuan-tujuan dunia, melainkan untuk memperjuangkan agama dan tauhid, agar kalimat Allah menjadi kalimat yang paling tinggi dan kalimat orang-orang kafir menjadi kalimat yang paling rendah. Hari ini usaha mereka telah sampai taraf mencoba memurtadkan kita dengan kekuatan mereka. Jika hari ini mereka mengerahkan tank-tank dan panser-panser mereka untuk memurtadkan kita dari agama kita, maka kita menolak keras hal itu.

Oleh karena itu kita katakan, terbunuh itu lebih baik daripada mereka memurtadkan kita dari agama kita. Harta kita dan nyawa kita adalah murah demi membela agama kita."

Seluruh tokoh dan anggota suku memekikkan takbir.

Syaikh Ali Mahmud Raji kemudian berdoa dan diamini oleh seluruh yang hadir:

"Ya Allah, bantulah kami melawan orang-orang kafir. Ya Allah, bantulah kami melawan orang-orang kafir. Ya Allah, teguhkanlah kami di atas dien-Mu."

 

Link download

Kwalitas tinggi 166,7 MB
http://archive.org/download/bai3aa/K_Bait_HQ.mp4

Kwalitas sedang 43,2 MB
http://archive.org/download/bai3aa/K_Bait_MQ.flv

Kwalitas mobile 8,5 MB
http://archive.org/download/bai3aa/K_Bait_Mobile.3gp

arsip:
http://archive.org/details/bai3aa

Live streaming
https://www.youtube.com/watch?v=Ak37RJxu4LA
http://www.dailymotion.com/video/xv4...yyy_shortfilms

 Kejayaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman akan tetapi orang-orang munafik tidak mengetahuinya.

Yayasan Media Al-Kataib

Kelompok Mujahidin Ash-Shabab
Kamis, 1 Muharram 1434 H
15 November 2012 M
Sumber: Global Media Islamic Front 

 (muhib almajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Mujahidin Jabhah Nushrah bunuh tiga anggota Brigade Pertahanan Udara di Damaskus

Muhib Al-Majdi

Rabu, 21 November 2012 11:30:26

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Regu intelijen mujahidin Jabhah Nushrah terus mengincar perwira dan tokoh-tokoh penting militer rezim Suriah. Di kota Damaskus, mujahidin melakukan operasi yang menewaskan tiga perwira dan intel Brigade Pertahanan Udara.

 

 

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Jabhah Nushrah - Penjelasan no. 136

Sebagian operasi intelijen di Damaskus

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Muhammad, sebaik-baik rasul, juga kepada keluarga dan seluruh sahabatnya. Amma ba'du.

Allah Ta'ala telah memberi kemampuan kepada para ksatria ujahidin Jabhah Nushrah di Damaskus untuk melakukan sejumlah aksi:

1. Membunuh seorang tentara, Abdurrahman Syaikh Shalih, pada 26 Oktober 2012 M.

2. Membunuh kapten Mahmud Idris, perwira Brigade Pertahanan Udara, pada 30 Oktober 2012 M.

3. Membunuh Rami Abdus Salam Al-Jamal, intel Brigade Pertahanan Udara dan seorang yang bertugas membantu mobilisasi para perwira Brigade Pertahanan Udara. Operasi ini dilakukan pada 30 Oktober 2012 M.

Demikianlah, dan regu intelijen mujahidin Jabhah Nushrah dengan izin Allah akan terus bekerja untuk membunuh para gembong munafik dan menghentikan kejahatan mereka terhadap kaum muslimin.

Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam

Dari Mujahidin Syam di Medan jihad

Bidang Media

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

 

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

27 Dzulhijah 1433 H / 12 November 2012 M

(muhib almajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Ranjau mujahidin tewaskan delapan tentara rezim Suriah di Damaskus

Muhib Al-Majdi

Rabu, 21 November 2012 13:24:12

DAMASKUS (Arrahmah.com) – Tidak hanya membombardir desa-desa dan kota-kota sehingga menewaskan puluhan ribu warga muslim, tentara rezim Suriah juga memperkosa para wanita muslimah. Antara lain di kawasan Siti Zainab, Damaskus. Sebagai balasan atas kebiadaban tersebut, pada Rabu (31/10) mujahidin Jabhah Nushrah meledakkan ranjau atas pasukan rezim Suriah di Siti Zainab, menewaskan delapan tentara dan melukai beberapa lainnya.

 

 

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Jabhah Nushrah - Penjelasan no. 137

Sebagian operasi militer di Damaskus

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Muhammad, sebaik-baik rasul, juga kepada keluarga dan seluruh sahabatnya. Amma ba'du.

Militer thaghut Nushairiyah Suriah di wilayah Siti Zainab telah melampaui batas dalam membantai penduduk ahlus sunnah dan menodai kehormatan kaum wanita mereka. Maka atas karunia Allah semata, mujahidin berhasil meledakkan sebuah ranjau atas perkumpulan pasukan  rezim di wilayah Siti Zaineb dengan bom. Lebih dari 8 tentara tewas dan beberapa lainnya terluka oleh ledakan tersebut. Serangan ini dilakukan pada 31 Oktober 2012 M.

Demikianlah, dan mujahidin Jabhah Nushrah dengan izin Allah akan terus bekerja untuk mematahkan tangan tentara rezim yang menyakiti ahlus sunnah dan "memetik" kepala setiap orang yang membuat makar terhadap ahlus sunnah.

Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam

Dari Mujahidin Syam di Medan jihad

Bidang Media

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

 

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

27 Dzulhijah 1433 H / 12 November 2012 M

(muhib almajdi/arrahmah.com)

Baca Juga:

17.11 | 0 komentar | Read More

JAT akan bawa nasib santri Darul Akhfiya ke Komnas Perlindungan Anak

Bilal

Rabu, 21 November 2012 15:12:53

SURABAYA (Arrahmah.com) - Sekretaris Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Jawa Timur Ahmad Arif menegaskan pihaknya akan segera membawa persoalan nasib 49 siswa Pondok Pesantren (PP) Darul Akhfiya ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak). Menurutnya, ada persoalan serius yang dihadapi oleh para remaja yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren itu.

''Mereka menuntut ilmu, dan bukan ilmu yang aneh-aneh seperti yang dituduhkan oleh pihak-pihak lain. Itu ilmu agama saja, dan juga pembekalan ilmu umum, hanya itu,'' ujar pria ini dalam sebuah pertemuan di Surabaya, Selasa (30/11/2012) seperti rilis yang dikirim ke redaksi arrahmah.com.
 
JAT telah menurunkan tim pencari fakta ke Ngajuk guna menelusuri lebih jauh bagaimana perlakuan aparat kepolisian selama ini kepada para siswa. Diduga, para siswa ini telah mengalami trauma akibat perlakuan aparat kepolisian.

 ''Kami sedang mengumpulkan berbagai bukti soal itu. Tim akan segera berada di lapangan untuk mewawancarai sejumlah sumber di sana. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bukti-bukti itu sudah cukup untuk diserahkan ke Komnas Anak,'' ungkap lelaki bertubuh subur ini.
 
Saat disinggung soal perlakuan apa saja yang telah diterima oleh para siswa remaja Darul Akhfiya, pria yang akrab disapa Arif itu secara diplomatis menyatakan pihaknya masih akan mencari tahu secara rinci.

 ''Kami memang menerima laporan, kalau ada siswa yang sampai difoto-foto oleh aparat. Perlakuan ini kan mirip kriminalisasi pada santri yang sedang mencari ilmu.  Kasihan, mereka tidak ada yang membela dan pasrah sembari was-was,'' urainya.
 

Sementara itu, berkas-berkas kasus Ngajuk yang sebelumnya ditangani TPM Nganjuk, kini sudah dialihkan ke TPM Jatim. Ketua TPM Jatim Ahmad Yulianto SH mengaku dirinya sedang mempelajari berkas-bekas itu.

 ''Ya, kami sudah menerima berkas-berkas tersebut dan kami sedang mempelajarinya. Soal nasib yang menimpa para siswa Darul Akhfiya itu, juga menjadi keprihatinan kami,'' ungkap pria yang juga aktif di sejumlah organisasi ini saat dihubungi via telepon selulernya. (bilal/arrahmah.com)

Baca Juga:

17.11 | 0 komentar | Read More

TPM: Penangkapan pimpinan Darul Akhfiya cenderung dipaksakan

Bilal

Rabu, 21 November 2012 16:15:54

KEDIRI (Arrahmah.com) - Tim kuasa hukum ustad Nasirudin, pengasuh Pesantren Darul Akhfiya di Nganjuk memandang, penetapan kliennya sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan KTP ganda terlalu dipaksakan.

Ahmad Rofiq, Ketua Tim Pengacara Muslim Nganjuk, menyatakannya penetapan tersangka itu merupakan sesuatu yang tidak logis dan cenderung dipaksakan. Sebab menurutnya, kepemilikan KTP ganda banyak terjadi di masyarakat terutama pada pelaksanaan Pemilukada, namun tidak pernah mendapat perhatian dari Polri.

"Langkah Polri ini sesuatu yang berlebihan, kalo kasusnya karena KTP dobel, kenapa yang menanganinya adalah Polda?" kata Ahmad Rofiq seperti dikutip Kompas.com, Selasa (20/11/2012).

Langkah kepolisian yang menahan ustad Nasirudin pun diduga cenderung karena kliennya telah dengan gamblang menceritakan kronologi penangkapannya, termasuk bagaimana perlakuan petugas yang menginterogasinya saat ia menjadi penceramah di Desa Lestari dan Warujayeng, Nganjuk, Sabtu (17/11/2012) lalu.

"Pada ceramah itu, ustad Nasir emosional dan ngomong yang berlebihan. Tidak ada pengajian itu saya kira tidak akan ada penangkapan lagi," imbuhnya.

Rofiq mengaku akan melakukan koordinasi dengan tim pengacara muslim Surabaya untuk melakukan pembelaan. Besok, Rofiq akan ke Surabaya untuk menyampaikan penangguhan penahanan sekaligus menemui Kepala Polda Jatim untuk mengklarifikasi status yang disandang Nasirudin itu.

"Kalo memang Polri mengatakan tidak ada gerakan yang mengarah terorisme, kenapa tetap ditahan dan diperlakukan seperti teroris, kan ya kurang manusiawi." ujarnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur mengenakan status tersangka kepada Nasirudin karena kepemilikan identitas ganda, yaitu KTP yang masih berlaku hingga tahun 2015 nanti dengan nama Landung Sri Wibowo beralamatkan di Jambal, Tawangsari, Sukoharjo. KTP lainnya atas nama Nasirudin Ahmad beralamatkan di Kediri.

Atas perbuatannya itu, pengasuh pondok yang sebelumnya diusir oleh warga Desa Kepuh, Kertosono, Nganjuk ini terancam Pasal 263 KUHP juncto Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dengan ancaman 6 tahun penjara. (bilal/arrahmah.com)

Baca Juga:

17.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger