Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Warga Gaza gelar protes grafiti menentang Charlie Hebdo

Written By Unknown on Minggu, 18 Januari 2015 | 17.11

GAZA (Arrahmah.com) – Protes grafiti digelar di luar pusat kebudayaan Perancis di Gaza sebelum fajar pada Sabtu (17/1/2015) menyusul penerbitan kartun Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam yang kembali dilakukan oleh majalah satir Charlie Hebdo.

"Kalian akan pergi ke neraka, jurnalis Perancis," bunyi salah satu grafiti yang disemprotkan di dinding pusat kompleks budaya itu. Pusat kebudayaan itu telah ditutup sejak terbakar Oktober lalu.

"[Lakukan]apa saja, tapi jangan [menghina] Nabi," tulis pemrotes lainnya.

Polisi dikerahkan di luar gerbang utama kompleks serta di jalan utama yang berdekatan dengan kompleks itu, seorang koresponden AFP melaporkan.

Sampul Charlie Hebdo yang kembali "menggambarkan" kartun Nabi Muhammad Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam pada edisi Rabu (14/1) lalu, tepat sepekan setelah terjadinya serangan penembakan di kantor pusat mereka di Paris yang menewaskan 12 orang, telah memancing kemarahan dan aksi protes Muslim di seluruh dunia.

(banan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Protes anti Charlie Hebdo, 3 orang tewas di Niger

NIAMEY (Arrahmah.com) – Setidaknya tiga orang tewas pada Sabtu (17/1/2015) dalam aksi demonstrasi di Niger terhadap majalah satir Perancis Charlie Hebdo yang mempublikasikan kartun Nabi Muhammad, ungkap sumber polisi, sebagaimana dilansir oleh World Bulletin, Sabtu (17/1/2015).

Polisi menembakkan gas air mata ke arah kerumunan pemuda Muslim yang melakukan aksi unjuk rasa di ibukota Niamey setelah pihak berwenang melarang aksi unjuk rasa yang diserukan oleh para pemimpin Islam lokal.

"Mereka menyinggung Nabi Muhammad kami, itulah yang kami tidak suka," kata Amadou Abdul Wahab, yang mengambil bagian dalam demonstrasi itu.

"Ini adalah alasan mengapa kami menyerukan kepada ummat Islam untuk datang, sehingga kami bisa menjelaskan hal ini kepada mereka, tetapi negara menolak. Itu sebabnya kami marah hari ini."

Demonstrasi itu juga dilaporkan terjadi di kota-kota regional, termasuk Maradi, 600 km (375 mil) sebelah timur dari Niamey, di mana dua gereja dibakar. Gereja lain dan tempat tinggal dari menteri luar negeri dibakar di kota timur Goure.

Niger yang berpenduduk 17 juta orang hampir semuanya Muslim, meskipun pemerintahnya tetap sekuler.

Sebuah gambar kartun Nabi di halaman depan yang dimuat oleh majalah Satir Perancis Charlie Hebdo pada Rabu (7/1) memicu kemarah banyak orang di dunia Muslim, memicu demonstrasi yang berubah menjadi kekerasan di Aljazair, Niger dan Pakistan, pada Jum'at (16/1).

Seorang jurnalis di Zinder, Amadou Mamane melaporkan, kelompok pengunjuk rasa itu melampiaskan kemarahan di jalanan. Mereka memprotes pemuatan karikatur Nabi Muhammad oleh majalah satir asal Perancis, Charlie Hebdo.

Pada Rabu (7/1), 3 orang bersenjata menyerbu kantor majalah Charlie Hebdo di Paris, Perancis. Serangan ini menewaskan 12 orang, yakni beberapa jurnalis, pemimpin redaksi Charlie Hebdo, dan 2 polisi.

Namun pada Rabu (14/1)u majalah ini kembali menerbitkan edisi terbaru yang ber-cover kartun Nabi Muhammad. Pihak Charlie Hebdo bahkan mengklaim menyiapkan 3 juta eksemplar edisi terbaru pasca-penembakan yang menewaskan 10 jurnalisnya.

Pawai damai juga terjadi setelah salat Jum'at di ibukota negara-negara Afrika Barat lainnya, Mali, Senegal dan Mauritania, dan Aljazair di Afrika Utara, semua bekas koloni Perancis. Di Aljir, beberapa polisi terluka dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa.

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Pakistan menghukum mati 2 pejuang Taliban

PAKISTAN (Arrahmah.com) – Sebuah Pengadilan Anti-Terorisme atau Anti-Terrorism Court (ATC), pada Sabtu (17/1/2015), menjatuhkan hukuman mati terhadap dua pejuang Tehreek-i-Taliban Pakistan (TTP), Moavia dan Abdullah, yang telah melancarkan serangan mematikan di tempat ibadah aliran sesat Ahmadiah pada tahun 2010, lapor WB.

Kemarin, sebagaimana dilaporkan oleh Dawn, ATC mendakwa Abdullah dengan sembilan tuduhan, sedangkan Moavia dengan tujuh tuduhan. Keduanya juga dipaksa menyerahkan denda sebesar Rs 3,3 juta.

Sidang ATC berlangsung di Penjara Kot Lakhpat di mana keduanya ditahan. Pengadilan itu juga telah menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama tujuh tahun.

Total mereka yang dieksekusi adalah 17 orang sejak pemerintah mengakhiri moratorium hukuman mati sejak Taliban menewaskan lebih dari 100 anak-anak di sebuah sekolah di kota Peshawar pada 16 Desember lalu.

Menurut data pemerintah; lebih dari 8.000 narapidana menunggu eksekusi di penjara-penjara Pakistan.

(banan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

"Israel" mempersiapkan pemukiman untuk Yahudi Perancis

AL-QUDS (Arrahmah.com) – Yerushalayim, sebuah surat kabar mingguan Ibrani, mengungkapkan bahwa pemerintah kota "Israel" yang menduduki Al-Quds mengumpulkan informasi tentang perumahan kosong dalam rangka persiapan tempat tinggal bagi Yahudi Perancis, sebagaimana dilansir oleh The Palestinian Information Center, Sabtu (17/1/2015).

Surat kabar Ibrani itu juga mengatakan bahwa pemerintah kota "Israel" meminta kepada Perusahaan Kontraktor Al-Quds untuk mengumpulkan informasi tentang rumah-rumah kosong di kota itu yang akan disewakan kepada orang-orang Yahudi yang datang dari Perancis untuk menetap di "Israel".

Langkah ini datang dalam menanggapi seruan yang dibuat oleh Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu kepada orang Yahudi Perancis untuk tinggal di "Israel", menyusul peristiwa yang terjadi baru-baru ini di Paris.

"Israel" telah mendorong orang-orang Yahudi di seluruh dunia untuk datang dan tinggal di wilayah Palestina yang diduduki. Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan jumlah orang Yahudi yang tinggal di Al-Quds khususnya di mana "Israel" berusaha untuk mengubah keseimbangan demografis yang mendukung pemukimannya.

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Qatar menyumbangkan $ 25 juta ke Gaza

DOHA (Arrahmah.com) – Qatar telah menyumbangkan sebesar $ 25 juta untuk proyek-proyek rekonstruksi dan bahan bakar untuk pembangkit listrik di Jalur Gaza, surat kabar Felesteen melaporkan, sebagaimana dilansir oleh Middle East Monitor (MEMO).

Wakil Perdana Menteri Palestina dan Ketua Komite Rekonstruksi Gaza Muhammad Mustafa mengatakan bahwa uang itu akan dibagikan kepada keluarga yang rumahnya hancur total oleh pendudukan "Israel", tetapi yang tidak terdaftar UNRWA. Diperkirakan bahwa ada sebanyak 3.344 keluarga yang termasuk dalam kategori ini.

Selain itu, sebanyak 1.551 keluarga, yang rumahnya rusak sebagian dan dihuni, akan mendapatkan bantuan dari uang ini.

Menurut pejabat tersebut, dana sebesar $ 6.000.000 telah dialokasikan bagi keluarga yang hidup dengan keluarga mereka atau di penampungan UNRWA. Dan sebanyak $ 6.000.000 akan dibayarkan kepada keluarga yang tinggal di rumah sewa.

Mustafa mengatakan, pembangkit listrik menjadi prioritas dan dana sebesar $ 10 juta akan dihabiskan untuk bahan bakar untuk mengoperasikannya.

(ameera/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Densus 88 tembak mati Roni di Kediri

Written By Unknown on Jumat, 16 Januari 2015 | 17.11

KEDIRI (Arrahmah.com) – Tim Densus 88 Mabes Polri menembak mati seorang warga di Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat pagi, 16 Januari 2015, sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang disiarkan Tvone siang ini warga yang ditembak adalah Roni alias Jaka, alias Fuad. Dia ditembak mati di rumah orang tuanya dalam aksi operasi yang waktunya tidak lebih dari 5 menit. Para tetangga atau warga sekitar rumah Roni diminta polisi masuk ke dalam rumah untuk kemudian aparat Densus menembak mati Roni.

Disebutkan pula Kepala desa Krenceng tidak menyaksikan adanya senjata api di rumah orang tua Roni.

Roni dituduh sebagai jaringan Santoso yang menembak mati Kapolsek Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kanit Reskrim Polsek Bima, NTB.

Berdasarkan gambar yang ditampilkan Hingga kini polisi masih berjaga-jaga di sekitar rumah orang tua Roni

Saat ini jenazah Roni masih diamankan di ruang Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Puluhan personil Kepolisian Resor Kota Kediri dan Brigade Mobil Kompi C Polda Jawa Timur mengamankan ruang jenazah yang dipasangi garis polisi. "Maaf silahkan keluar, Mas," kata anggota polisi kepada Tempo yang mendekati ruang jenazah, Jumat , 16 Januari 2015.

Kepala Kepolisian Resor Kediri Kota, Ajun Komisaris Besar Bambang Widjanarko, tak bersedia menjelaskan kronologi penembakan terduga teroris itu. Dia mengaku hanya ditugaskan mengamankan jenasah sebelum dievakuasi oleh tim Densus."Saya hanya mengamankan jenazah," ujarnya. (azm/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

3 polisi boneka Somalia tewas dalam serangan Asy-Syabaab di Basasso

SOMALIA (Arrahmah.com) – Pejuang Asy-Syabaab telah menewaskan sedikitnya dua petugas boneka dalam sebuah serangan di pos polisi di sebuah kota Somalia utara, ungkap pihak Asy-Syabaab dan polisi setempat pada Kamis (15/1/2015), sebagaimana dilansir WB.

Juru bicara operasi militer Aay-Syabaab, Abdiasis Abu Musab, menegaskan kelompoknya berada di balik serangan di kota pelabuhan Basasso itu, namun ia mengatakan ada tiga jumlah perwira yang tewas.

Pasukan "penjaga perdamaian" Uni Afrika dan tentara boneka Somalia meluncurkan serangan tahun lalu yang memaksa pejuang As-Syabaab meninggalkan sejumlah wilayah di bagian tengah dan selatan, namun mereka masih menguasai banyak daerah pedesaan di sana.

"Para pria bersenjata itu menyerang kami tadi malam dengan granat dan tembakan. Dua polisi tewas dan tiga lainnya luka-luka," kata Mohamuud Saciid, seorang kapten polisi Puntland kepada Reuters, mengacu pada serangan akhir malam Rabu.

Serangan itu datang begitu cepat setelah pertempuran di wilayah bukit Galgala, di mana pasukan keamanan Puntland mengklaim mereka menewaskan 20 pejuang Asy-Syabaab.

"Tampaknya Asy-Syabaab meningkatkan jumlahnya hari ini setelah pertempuran di bukit Galgala. Beberapa pejuang Asy-Syabaab telah datang ke kota-kota," kata warga Basasso, Ahmed Nur.

"Kami juga melihat banyak pasukan dikerahkan ke kota. Kami tidak bisa mengatakan Asy-Syabaab kuat seperti di Mogadishu. Namun, suasananya berubah di sini," katanya.

Meskipun serangan militer gabungan dilancarkan lebih jauh ke selatan, Asy-Syabaab terus melancarkan dan meningkatkan serangan di ibukota Mogadishu dan di kota-kota lain.

(banan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Pasukan "Israel" menembak pemuda Palestina di kamp pengungsi Jenin

PALESTINA (Arrahmah.com) – Pasukan "Israel" menembak dan melukai seorang pemuda Palestina dalam serangan di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat bagian utara pada Kamis (15/1/2015) pagi.

Sumber-sumber keamanan Palestina dan penduduk setempat mengatakan kepada Ma'an bahwa bentrokan sengit pecah antara pemuda setempat melawan pasukan "Israel" yang menyerbu kamp itu dan menahan empat pemuda Palestina di sana.

Selama bentrokan terjadi, seorang tentara "Israel" menembak dan melukai Ahmad Jarbou (23) yang bekerja di rumah sakit umum Jenin.

Para pemuda Palestina berusaha melawan dengan melemparkan batu dan botol kosong pada tentara "Israel" yang menyerang dengan menembakkan gas air mata, granat setrum dan peluru karet berlapis serta peluru tajam ke arah mereka.

Sumber menambahkan bahwa tentara "Israel" juga menahan Alaa Addin Abd Al-Hafith (20), Yahya Bassam Al-Saadi (20), Ahmad Said Al-Saadi (37), dan Raed Ahmad Tawalbah (20). Sementara Qasim Al-Saadi Ragheb ditahan dan dibebaskan beberapa jam kemudian.

(banan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Mujahidin Jabhah Nushrah bebaskan 2 gadis aktivis kemanusiaan asal Italia

ALEPPO (Arrahmah.com) – Mujahidin Jabhah Nushrah pada Kamis (15/1/2015) telah membebaskan dua gadis aktivis kemanusiaan asal Italia yang ditawan di Suriah sejak enam bulan lalu, lansir Telegraph.

"Vanessa Marzullo dan Greta Ramelli bebas dan akan segera kembali ke Italia," bunyi tweet dari kantor perdana menteri Italia, Matteo Renzi. Juru bicaranya juga mengkonfirmasi pembebasan tersebut.

Kedua gadis itu ditawan Mujahidin Jabhah Nushrah pada bulan Juli lalu ketika mengerjakan proyek-proyek kemanusiaan di kota utara Aleppo. Saat ditawan, mereka baru berada di Suriah selama beberapa hari.

Bulan lalu video yang menampilkan dua gadis itu dirilis di YouTube. Dalam video itu, Ramelli (20) dan Marzullo (21), memohon pertolongan untuk dibebaskan.

"Pemerintah dan mediator [Italia] bertanggung jawab atas hidup kami," kata salah satu dari mereka. Pemerintah Italia kemudian memulai negosiasi untuk pembebasan mereka, surat kabar La Repubblica melaporkan.

Keduanya dibebaskan pada Kamis (15/1) dan akan dibawa melintasi perbatasan ke Turki. Mereka akan segera dipindahkan ke Roma, didampingi pejabat pemerintah Italia dengan pesawat pribadi, untuk bertemu kembali dengan keluarga mereka.

Beberapa saat sebelum konfirmasi resmi oleh pemerintah Italia, tweet yang disampaikan oleh Mujahidin Jabhah Nushrah yang merupakan cabang Al-Qaeda di Suriah itu juga menyatakan kemungkinan pembebasan kedua relawan tersebut.

Kedua gadis itu ditawan dalam perjalanan kedua mereka ke Suriah. Keluarga mereka dikritik di Italia karena membiarkan putri-putri mereka melakukan perjalanan ke Suriah yang dilanda perang.

(banan/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Tidak ada Khalifah dari Ahlul Bait sampai hari kiamat kecuali Imam Mahdi

Oleh Abu Rabbani Abdullah,SS
Ketua LPW Majelis Mujahidin Jabodetabek

(Arrahmah.com) – Innalhamdalillah nahmaduhu wa nasta'inuhu wa nastaghfiruh. Wa na'udzubillahiminsyururi anfusina wa min sayyiaati 'amalina. Mayyahdihillah fala mudillalah. Wa mayyudlil fala hadiyallah. Wa Asyhadu alla ilaaha illalloh wahdahu la syarikalah. Wa Asyhadu Anna muhammadan abduhu wa rosuluh. Shollollohu 'alaihi wa 'ala alihi wa ashabihi wa man tabi'ahum biihsanin ilaa yaumiddin wa sallam taslima. Amma ba'du.

Ibnu Katsir rahimahullah dalam Al Bidayah Wan Nihayah juz 11/398 menyebutkan :

"Dan di antara yang menjadi dalil bahwa mereka (Khilafah Daulah Fathimiyyah) adalah orang-orang yang memberikan pengakuan dusta (bahwa mereka adalah Ahlul Bait), sebagaimana disebutkan oleh para ulama yang terhormat itu dan para imam yang utama, dan bahwasanya mereka (Daulah Fathimiyyah) tidak memiliki hubungan nasab sama sekali dengan Ali bin Abi Thalib juga kepada Fathimah binti Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sebagaimana pengakuan mereka. Adalah ucapan sahabat Abdullah bin Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhuma kepada Al Husain bin Ali bin Abi Thalib ketika akan berangkat ke Iraq, yaitu saat para penduduk kota Kuffah mengirimkan utusan kepada beliau dan berjanji akan memberikan bai'at kepadanya.

Ibnu Umar berkata : "Janganlah engkau pergi ke sana karena sesungguhnya aku takut engkau akan terbunuh, dan sesungguhnya kakekmu (Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam) telah diminta oleh Allah untuk memilih dunia atau akhirat, dan beliau memilih akhirat dibandingkan dunia. Sedangkan engkau adalah bagian dari beliau dan sesungguhnya demi Allah, engkau tidak akan mendapatkannya (kekhalifahan), engkau maupun salah satu di antara orang setelahmu, juga Ahlul Bait mu".

Ibnu Katsir kemudian menjelaskan : "Kalimat yang berkedudukan Hasan Shahih, yang tertuju pada kepada masalah ini dan sangat masuk akal, yang disampaikan oleh sahabat yang mulia ini menunjukkan bahwa : Tidak akan ada khalifah dari ahlul bait kecuali Muhammad bin Abdullah al Mahdi (imam mahdi) yang akan diangkat di akhir zaman bersama dengan turunnya nabi isa ibnu maryam. hal ini karena demi menjaga agar ahlul bait tidak terpedaya dengan dunia dan agar tidak mengotori kemuliaan mereka".(Al Bidayah Wan Nihayah Juz 11/398)

Berdasarkan atsar hasan shahih ini dan berbagai komentar ahli nasab terhadap keluarga Al Badry (keluarga Abu Bakar Al-Baghdadi), tidak sedikit yang mengatakan bahwa nasab Al Badry bukanlah Ahlul Bait. Namun demikian jika memang benar bahwa nasab Al Badry di mana Syaikh Abu Bakar Al Baghdady dilahirkan merupakan Ahlul Bait maka kemungkinannya adalah :

Pertama :Berdasarkan Atsar Ibnu Umar ini.."Sedangkan engkau adalah bagian dari beliau dan sesungguhnya demi Allah, engkau tidak akan mendapatkannya (kekhalifahan), engkau maupun salah satu di antara orang setelahmu, juga Ahlul Bait mu", maka Tidak mungkin Abu Bakar Al-akan Baghdadi mendapatkannya sebagaimana Al-Husain bin Ali bin Abi thalib terbunuh, jika memang benar ia dari ahlul bait.

Kedua, Abu Bakar al Baghdady jika ia mengaku sebagai Ahlul Bait maka dia semestinya tahu akan hadits yang mulia ini. Artinya jika ia memang doktor yang tahu ilmu syariah dan zuhud serta waro', dia tidak akan menjadi khalifah. Karena khalifah dari Ahlul Bait hanya seorang saja yang bernama Muhammad bin Abdullah.ini sangat jelas bagi orang-orang yang lurus akalnya.

Ketiga, jika ia menganggap ada khalifah sebelum al Mahdi-berdasar beberapa hadits- maka ketahuilah bahwadari keumuman makna hadits di atas maka tetap saja ia tidak berhak menjadi khalifah karena pesan datuknya, Rasulullah saw. Jadi sudah Jelas alBaghdadi ini seorang ambisius dan orang yang menantang sabda rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Nanti kami akan jelaskan bahwa lafaz khalifah pada beberapa hadits bukanlah menuntut makna sebagai khalifah secara istilahi/terminologi, namun yang dimaksud adalah secara bahasa saja, dengan arti pemimpin. Bahkan dari hadits yang lain akan terlihat bahwa yang dimaksud adalah khalifah kerajaan/daulah saudi Arabia dengan khalifah (rajanya) bernama raja Abdullah, insya Allah, Wallahu a'lam.

Ini salah satu mu'jizat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Berarti jika al-Baghdadi mendapat kekhalifahan itu, maka ia adalah;

  1. Abu bakar al-Baghdadi bukan dari Ahlul Bait. Ini logikanya.
  2. Jelas ia adalah pendusta dengan pengakuannya sebagaimana yang telah di ungkap oleh ahli nasab yang jujur tentang nasab al-Baghdadi. Sungguh hadits di atas adalah mukjizat. Semua ahlul bait setelah cucu rasulullah shallalahu alaihi wa sallam, Hasan Radhiyallahu anhu tidak akan mampu mendapatkan kekuasaan khilafah, dan menjadi khalifah sampai hari kiamat kecuali telah ditetapkan oleh Allah yaitu Al-Mahdi. Ini adalah pemahaman yang "tajam" dari sahabat agung Ibnu Umar tentang hadits yang mulia ini.Adapun Ali bin Abi Thalib kenapa bisa jadi khalifah , adalah semata karena ketetapan Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam, dan termasuk pengecualian dari Ahlul Bait di awal zaman Islam.. 'alaikum bi sunnati wa sunnatil khulafaurrasyidin al-mahdiyin.Demikian juga Hasan Ra, telah disebutkan Nabi saw bahwa kelak ia akan menyatukan kaum muslimin, dan ia sendiri mengalah dalam masalah kekuasaan ini, dengan memberikannya kepada mu'awiyah bin abu sofyan Ra., sama seperti pengecualian ahlul bait di akhir zaman yang akan jadi khalifah ala minhaji nubuwah, Muhammad bin Abdillah.
  3. Dia, Al-Baghdadi termasuk golongan juhala, bodoh; bagaimana mungkin seorang yang diakui doktor dalam ilmu syariah koq tidak mengerti hadits yang mulia ini, sungguh keterlaluan.
  4. Dia seorang yang sangat berambisius menginginkan jabatan dunia, khilafah, menyimpang dari jalannya Rasulullah dan Ahlul bait yang telah memilih akhirat dari pada dunia. Apakah pengikutnya yang telah membaiatnya juga tidak tahu hadits ini? Itulah yang dikatakan nabi …akalnya lemah alias jahil."Sungguh hari-hari ini sama dengan hari-hari kemarin" sejarah berulang kembali.
  5. Bahkan ia adalah gembongnya khawarij abad ini. Tidak disangsikan lagi.
  6. Jika ia memaksakan diri mengaku khalifah maka ia –secara otomatis- menjadikan dirinya sebagai imam Mahdi. Padahal mafhum mukholafahnya dari hadits ini, khilafah ala minhaji nubuwwah di akhir zaman hanya satu.

Ibnu Umar yang diriwayatkan Ibnu Kathir: berkata:

لا يلي الخلافة أحد من أهل البيت إلا محمد بن عبد الله المهدي الذي يكون في آخر الزمان عند نزول عيسى بن مريم.

Artinya: Tidak akan datang khilafah seorangpun dari "Ahlul Bait" kecuali Muhammad bin Abdillah Al-Mahdi yang akan ada pada akhir zaman ketika turunnya Isa putra Maryam.

[Al Bidaayah wan Nihaayah Juz 11 Hal 39]
Sedangkan Imam Mahdi hanya satu di akhir zaman yang bernama Muhammad bin Abdullah.

Dalil lainnya yang lebih rinci.

Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Tatkala kami berada di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, tiba-tiba datang sekumpulan pemuda dari Bani Hasyim. Ketika Nabi melihat mereka, kedua mata beliau berlinang air mata dan berubahlah roman mukanya. Maka aku katakan: 'Kami masih tetap melihat pada wajahmu sesuatu yang tidak kami sukai.' Lalu beliau menjawab: 'Kami ahlul bait. Allah telah pilihkan akhirat untuk kami daripada dunia. Dan sesungguhnya sesudah aku mati, keluargaku akan menemui bencana-bencana dan pengusiran. Hingga datang sebuah kaum dari arah timur, bersama mereka ada bendera berwarna hitam.Mereka meminta kebaikan namun mereka tidak diberi, lalu mereka memerangi dan mendapat pertolongan sehingga mereka diberi apa yang mereka minta, tetapi mereka tidak menerimanya. Sehingga mereka menyerahkan kepemimpinan kepada seseorang dari keluargaku. Lalu ia memenuhi bumi ini dengan keadilan sebagaimana orang-orang memuaskan dengan kezaliman. Barangsiapa di antara kalian mendapatinya maka datangilah mereka, walaupun dengan merangkak di atas es '. " (HR. Ibnu Majah no. 4082, sanadnya hasan lighairihi menurut Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Adh-Dha'ifah, 1/197, pada pembahasan hadits no. 85)

As-Sindi berkata: "Yang nampak, kisah itu merupakan isyarat keadaan Al-Mahdi yang dijanjikan. Oleh kerana itu, penulis (Ibnu Majah) menyebutkan hadis ini dalam bab ini (bab keluarnya Al-Mahdi). " Ibnu Katsir Rahimahullahu mengatakan: "Dan orang-orang dari Timur menyokong (Al-Mahdi), menolongnya dan menegakkan agamanya, serta mengukuhkannya. Bendera mereka berwarna hitam, dan itu merupakan pakaian yang mempunyai kewibawaan, karena bendera Rasulullah berwarna hitam yang dinamakan Al-Iqab."(An-Nihayah fil Malahim, 1/17, Program Maktabah Syamilah).

Beliau juga berkata: "Maksudnya, Al-Mahdi yang terpuji yang dijanjikan keluarnya di akhir zaman asal munculnya adalah dari arah Timur, dan diba'iat di Ka'bah seperti yang disebutkan oleh nash hadits." (Idem, 1/17) Tentang tempat bai'atnya telah diisyaratkan oleh hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi Shallallahu' alaihi wa sallam bersabda: "Seseorang dibai'at di antara rukun (Hajar Aswad) dan Maqam (Ibrahim)." (HR. Ibnu Hibban no. 6827 , Ahmad, dan Al-Hakim; dan beliau menshahihkannya)

Kalimat yang digaris bawahi, Mereka meminta kebaikan namun mereka tidak diberi, lalu mereka memerangi dan mendapat pertolongan sehingga mereka diberi apa yang mereka minta, tetapi mereka tidak menerimanya. Sehingga mereka menyerahkan kepemimpinan kepada seseorang dari keluargaku, adalah menunjukkan bahwa mereka tidak menginginkan khilafah, padahal mereka mampu jika mau, karena kekuasaan telah ada ditangan mereka!; Karena mereka tahu bahwa yang berhak atas khilafah tersebut adalah al-Mahdi. Maka ketika mereka mendengar al-mahdi muncul, maka mereka segera bergegas menuju Mekkah dan membaiatnya, mengokohkan kekuasaan al-Mahdi.Namun yang kita lihat dari sejarah daulah Al-Baghdadi/Daisy, adalah bahwa mereka menginginkan khilafah tersebut setelah mengkhianati al-Qaida dan pimpinannya, serta memaksa memproklamirkan khilafah tersebut keseluruh dunia.Jadi mereka bukanlah pasukan bendera hitam yang dimaksud oleh hadits ini.

Seandainya pasukan panji hitam asli tentulah mereka bukan khalifah/khilafah, tapi mereka pasukan yang tahu diri walaupun mereka punya kekuasaan , namun mereka tahu bahwa al-Mahdi telah muncul sehingga khilafah ini adalah hak dari ahlul bait, bukan pada yg. Lainnya.Tapi mereka adalah pasukan bendera hitam palsu yang muncul sebelum pasukan Al-Mahdi sejati, sebagai suatu ujian Allah untuk kaum mukmindan mujahidinnya (telah kami jelaskan hadits tentang ISIS ini).

Tinggallah satu pesoalan lagi; Ada sekelompok manusia yang berpendapat bahwa ada khilafah atau khalifah sebelum Al-Mahdi.Ini dalil bagi segolongan dari mereka yang mendukung kekhilafahan Abu Bakar Al-Baghdadi. Insya Allah kami akan membantah syubhat ini, bahwa khilafah akhir zaman hanya satu, tidak berbilang.Tiada khilafah di akhir zaman setelah zaman mulkan Jabriyah kecuali khilafah Al-Mahdi. Tidak ada selainnya.Dibawah ini kami sertakan dalil dari golongan yang berpendapat bahwa sebelum khilafah al-Mahdi ada khilafah lainnya. Kemudian kami muatkan beserta dalil-dalil tersebut penjelasan dan bantahannya. Insya Allah.

Catatan :

Kebanyakan para komentator tulisan kami tidak memberi tanggapan dengan ilmu, kecuali hanya sumpah serapah. Oleh karena itu kami memang sengaja tidak mengutip ulama yang memberikan keterangan tentang manhaj ilmu dalam memakai hadits dhaif di perkara seperti ini. Padahal yang kami utarakan setelah mengutip hadits dhoif tersebut adalah diiringi dengan komentar ulama; Hanya saja kami sembunyikan siapa sosok alim tersebut. Tujuannya:

  1. Membuktikan bahwa memang ciri khas kaum khawarij di setiap masa adalah 'cekak' dalam ilmu syariah, terutama dalam pengambilan dalil dan seluk beluknya
  2. Mereka tidak melihat keseluruhan apa yang kami kutip dari hadits-hadits dalam tulisan kami yang menunjukkan tentang ciri-ciri khawarij di masa moderen ini yang sudah terang. Maka mereka kemudian mengalihkan kebenaran hadits-hadits sahih yang. Menelanjangi jati diri khilafah al-Baghdadi dengan mempermasalahkan status hadits yang. Membuka kedok mereka dan bersumpah serapah mencaci Arrahmah.com, dan kami, Inilah 'Caracter Assasination'.

Ketahuilah bahwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiah, di dalam Majmu'fatawa nya, mengutip perkataan Imam Ahmad bin Hambal bahwa sanad/isnad tidak diperketat dalam tiga hal:

  1. Maghozi (Sejarah Peperangan dimasa lalu)
  2. Tafsir (pendapat tentang tafsir ayat berdasarkan hadits dhaif)
  3. Malahim (Peperangan di akhir zaman)

Silahkan antum cari dihalaman berapa keterangan syaikh Ibnu Taimiah ini.

"Jadi inilah manhaj ulama, manhaj Ahlussunnah dalam perkara pemakaian hadits dhoif dimasalah ini. Demikian juga pendapat yg. kami kutip di bawah ini adalah manhaj ulama. Hanya saja orang-orang itu tidak mengerti tentang kebenaran ini, karena fikiran dan hati mereka sudah kepalang fanatik buta dengan kelompoknya.

Adapun hadits dhoif, maka ia bukanlah hadits palsu; Tidak sama derajat di antara keduanya. Hadits Dhoif ,menurut sebagian ulama, bisa juga dipakai dalam fadhoilul 'amal dengan catatan tertentu, disamping dalam tiga hal di atas. Jadi perkataan Nabi tentang orang yang meriwayatkan hadits palsu akan masuk neraka tidak terkait dengan tema yang sedang kita bahas karena hadits yang kita bahas adalah berstatus hadits dhoif bukan maudu'.Kami ulangi lagi dibawah ini kutipan dalam pemakaian hadits dhof dalam melihat al-malahim/ fitnah-fitnah di akhir zaman. Inilah Manhaj ilmu dalam masalah ini:

"Jadi secara global dapat dikatakan sanad ini lemah…Tapi bisa juga kamu katakan Hasan sanadnya jika bukti-bukti pendukungnya tersedia, seperti realita membenarkannya Maka sanad seperti ini dalam data-data sejarah dan berita masa akan datang bisa dianggap tergolong shahih…Shahih itu bertingkat-tingkat, dari Hasan dengan bantuan pendukung dari luar hingga Mutawatir.Ia tidak hanya satu tingkat saja. Karenanya banyak ucapan Ahli Hadis: "Hadis ini shahih insyaallah… Hasan insyaallah…".

Mengapa demikian?

Karena mereka mengetahui bahwa mayoritas hadis dan atsar itu bersifat dzanni (tidak pasti seratus persen), yang bersifat qath'i sangat jarang. Kalimat: "Ini hadis shahih insyaallah" yang dicemooh sebagian orang yang tidak mengerti sebenarnya adalah metode kaum berakal dari kalangan Ahli Hadis seperti Abu 'Uwanah dalam kitab Mustakhrajat Abu 'Uwanah, 6/415, ia berkata:

"Dan hadis-hadis riwayat Mathar menurutku ia tidak mengeluarkan (meriwayatkan)nya. Dan ia shahih insyaallah."

Demikian juga dengan al Hakim dalam al Mustadrak, 1/166: "Hadis riwayat Abu al Hubab shahih insyaallah."

Dan begitu pula al Haitsami dalam kitab Majma' az Zawaid, 2/75 berkata: "Dan telah lewat hadis riwayat Abdullah bin 'Amr dalam Bab Mendekat kepada Pembatas adalah hadis shahih insya Allah."

Begitu juga dengan Ibnu Abdil Barr dalam kitab Jami' Bayan al Ilmi wa Fadhlihi, 3/153: "Dan kedua hadis ini shahih insyaallah."

Dan menurut al Albani redaksi itu datang sebanyak sepuluh kali.Hal ini wajar." (dikutip dari keterangan dari seorang 'Alim Saudi Arabia bermahzab Maliki). (*/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger