Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Majelis Mujahidin minta pemerintah cabut izin acara Syiah Idul Ghadir

Written By Unknown on Rabu, 23 Oktober 2013 | 17.11

YOGYAKARTA (Arrahmah.com) Kelompok sesat dan menyesatkan Syiah akan mengadakan acara Idul Ghadir di Jakarta Selatan Sabtu (26/102013).

Majelis Mujahidin meminta agar pemerintah mencabut izin acara tersebut, karena menodai umat Islam Indonesia yang ahlussunah wal jama'ah.

Berikut ini adalah pernyataan sikap resmi Majelis Mujahidin yang diterima redaksi arrahmah.com, siang ini Rabu (23/10/2013).

Pernyataan Sikap Majelis Mujahidin

Mewaspadai Perayaan Idul Ghadir Syi'ah di Indonesia

Ekspansi ideologi transnasional Syiah, yang dilakukan sejak tahun 80-an, mulai menuai hasilnya di Indonesia. Para propagandis Syi'ah berani tampil terbuka, tidak lagi bersembunyi di balik taktik taqiyah. Ketika pemerintah sibuk memberantas terorisme, propagandis Syiah menyelusup dan menguasai basis strategis di pemerintahan, menjadi anggota legislatif, pejabat negara, persis seperti yang dilakukan kader-kader komunis, dan berpura-pura anti terorisme.

Pendekatan kekerasan diganti dengan diplomasi, termasuk mengundang tokoh masyarakat, para pejabat negara untuk berkunjung ke Iran, dan mendirikan Iran Corner di berbagai lembaga perguruan tinggi negeri dan swasta. Mereka menyusup ke basis-basis strategis umat melalui berbagai macam lembaga, ormas keagamaan, MUI, serta memanfaatkan secara optimal potensi negara basis Iran dengan misi deplomasi Kedutaannya di Indonesia dan negara-negara muslim lainnya dalam rangka memenuhi pesan imam besar mereka Khomeini mengekspor Revolusi Syiah ke Negara-negara Islam.

Untuk tujuan ekspansi ideologi ini pula, pada tanggal 26 Oktober 2013, akan diselenggarakan Idul Ghadir dengan tema: Imam Ali as. Putra Ka'bah Pemersatu Umat, di SMESCO (SME) Convention  Hall Jl. Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta Selatan. Sudah berulangkali acara seminar Syi'ah di tolak di Makasar, Solo, bahkan belum lama ini terjadi konflik komunal di Sampang, Madura dan Jember Jawa Timur.

Oleh karena itu, guna mengantisipasi konflik komunal antar ormas keagamaan, Majelis Mujahidin menyampaikan sikap berkenaan rencana penyelenggaraan Idul Ghadir sebagai berikut:

  1. Perayaan Idul Ghadir sebagai hari paling agung untuk mendewakan Ali, melebihi Idul Fitri dan Idul Adha, tidak dikenal dalam Islam.
  2. Kegiatan ritual-ritual Syiah yang semarak di Indonesia adalah bentuk ekspansi ideologi Transnasional Syiah yang disusupkan dengan bantuan Keduataan besar Iran di Indonesia, dengan melakukan distorsi terhadap ajaran-ajaran Islam.
  3. Segala aktivitas Syiah di Indonesia membawa misi ekspor revolusi Syiah Iran ke negara-negara muslim, diawali dengan penyusupan  ajaran-ajaran Syiah (intervention), sehingga tatanan Islam menjadi rusak (distruction) yang akhirnya mereka bisa menggalang loyalitas Syiah (sabotage) terhadap penguasa, pejabat, rakyat dan pemerintah Indonesia.
  4. Pemerintah Indonesia agar senantiasa mewaspadai ideologi transnasional Syi'ah demi menjaga stabilitas keamanan serta menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia dari intervensi asing.
  5. Pemerintah cq. Kepolisian dan pihak terkait supaya mencabut izin acara perayaan Idul Ghadir bertema  "Imam Ali as. Putra Ka'bah Pemersatu Umat" tersebut karena mencederai dan melecehkan Islam dan umatnya serta kewibawaan Negara RI. 

Demikian pernyataan ini dibuat agar mendapatkan perhatian Kepolisian serta aparat keamanan terkait.

Yogyakarta, 23 Oktober 2013

Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin

Irfan S. Awwas                                                           M. Shabbarin Syakur

      Ketua                                                                             Sekretrais

                                           Menyetujui

                               Amir Majelis Mujahidin

                            Al-Ustadz Muhammad Thalib

(azmuttaqin/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Ustadz Shobbarin Syakur: Idul Ghodir, bukti lagi Syiah bukan Islam

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ormas Syiah IJABI (Ikatan Jama'ah Ahlul Bait Indonesia) hendak mengadakan acara Idul Ghadir di Smesco Jakarta Sabtu (26/10/2013).

Sekretaris Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Ustadz Shobbarin Syakur menjelaskan tentang acara kesesatan Idul Ghadir ini.

"Menurut Syiah Idul Ghadir adalah hari ketika Nabi Muhammad saw menunjuk Ali Radhiyallohu 'anhu  menjadi khalifah pengganti beliau setelah beliau wafat. Jibril turun menyampaikan wahyu kepada Nabi berkenaan hal ini. Menurut Syiah hari ini yang paling agung melebihi hari Idul Adha, Idul Fitri dan hari Jum'at," urainya

Atas hal ini lanjut Ustadz Shobbarin, membuktikan bahwa Syiah bukan Islam. "Syi'ah bukan Islam, mereka mengaku Islam untuk mengelabuhi kaum Muslim."

Padahal di dalam agama Islam hanya mengenal hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Betapa ini menunjukkan Syiah merupakan sekte Yahudi dan bahkan sempalan dari Islampun bukan.

(azmuttaqin/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Kajian tarjamah al-Qur'an secara tafsiriyah, revolusi pemahaman makna al-Qur'an

AL-QUR'AN TARJAMAH TAFSIRIYAH
Memahami Makna Al-Qur'an Lebih Mudah, Cepat dan Tepat

Bismillahirrahmanirrahim

Penerjemahan Al-Qur'an adalah masalah agama, bila salah menerjemahkan maka akan salah pula dalam memahami agama. Salah memahami ajaran agama, akan salah pula dalam mengamalkan ajarannya.

Telaah dan penelitian selama sepuluh tahun terhadap Al-Qur'an dan Terjemahnya versi KEMENAG RI, yang dilakukan secara ilmiah dan konprehensif oleh Amir Majelis Mujahidin, Al-Ustadz Muhammad Thalib. Terbukti, tarjamah harfiyah Depag mengandung 3229 ayat yang salah terjemah, ditinjau dari segi aqidah maupun substansi syari'ah Islam.

Sudah banyak generasi Muslim yang menjadi korban salah terjemah Al-Qur'an ini. Sebagian kalangan, ada yang menjadikan terjemah Al-Qur'an sebagai alasan untuk bertindak radikal, sebagian lagi mengabaikan bahkan menjadikannya alasan untuk bersikap liberal dan moderat dalam beragama. Mereka merasa mendapat pembenaran atas tindakan yang tidak benar dari terjemah Al-Qur'an yang salah itu.

Misalnya, terjemah harfiyah Depag: "Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain…," (Qs. An-Nisa', 4:20). Dijelaskan dalam foot note, mengganti istrimu dengan istri yang lain, maksudnya ialah: menceraikan isteri yang tidak disenangi dan kawin dengan isteri yang baru.

Menurut logika bahasa Indonesia, istri berarti perempuan bersuami. Kata mengganti istri, berarti menukar dengan yang lain. Mustahil Islam membenarkan seorang suami menukar istrinya dengan istri orang lain. Karena itu tarjamah tafsiriyahnya adalah: "Wahai para suami, jika kalian ingin menceraikan istri kalian, lalu menikah dengan perempuan lain…."

Kesalahan berikutnya terdapat pada terjemah harfiyah Depag: "… Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka…." (Qs. Al-Ahzab, 33:51)

Tarjamah harfiyah ini bertentangan dengan fakta sejarah dan akhlak Nabi Saw. yang terpuji. Nabi Saw. tidak pernah menceraikan istrinya, maka mustahil beliau menggauli perempuan yang telah dicerai, apalagi tanpa rujuk pula. Pada terjemah edisi revisi berubah menjadi, "Dan siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya dari istri yang telah kamu sisihkan, maka tidak ada dosa bagimu."

Padahal ayat ini hanya berkaitan dengan kebebasan Nabi Saw. untuk menetapkan jadwal giliran bermalam pada istri-istri beliau.

Revolusi Memahami Makna Al-Qur'an

Umat Islam harus diselamatkan dari kesalahan memahami serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an. Terbitnya Al-Qur'anul Karim Tarjamah Tafsiriyah ini, dimaksudkan untuk meluruskan persepsi keliru terhadap misi Al-Qur'an, yang disebabkan tarjamah harfiyah ayat-ayat Al-Qur'an. Tujuannya, menjaga otentisitas makna dan kehormatan Al-Qur'an, agar tidak ternodai oleh penyimpangan tangan-tangan manusia, sebagaimana yang terjadi pada kitab suci agama lain.

(Naskah tulisan disalin dari brosur Al-Qur'an Tarjamah Tafsiriyah)


17.11 | 0 komentar | Read More

Sultan Brunei: Kami tidak meminta pendapat siapapun untuk menerapkan hukum Syari'ah

BRUNEI (Arrahmah.com) - Brunei Darussalam akan memberlakukan hukum Syari'ah Islam mulai tahun depan. Pernyataan tersebut disampaikan pemimpin negara tersebut Sultan Hassanal Bolkiah Selasa (22/10/2013).

Keputusan Sultan Bolkiah ini nampaknya mengejutkan dunia internasional, di mana mayoritas negara-negara memberlakukan hukum demokrasi. Terlebih lagi, dalam penerapan hukum Islam di Brunei nantinya juga akan memberlakukan hukum Hudud -hukum yang menetapkan pencuri dipotong tangannya, pemabuk dicambuk, pezina dirajam, pembunuh dieksekusi-, sebuah hukum yang paling ditentang oleh negara-negara demokrasi. Hukum ini, In Syaa Allah, akan mulai diterapkan mulai April tahun depan.

Dalam sebuah rekaman video yang dirilis The Brunei Times, Sultan Bolkiah menyatakan dengan tegas bahwa negaranya tidak pernah meminta pendapat dari siapapun untuk menerapkan hukum Islam di negaranya dan itu semata-mmata merupakan kewajiban kepada Allah (Subhanahu wa Ta'ala).

"Al-hamdulillah, dalam sejarahnya Brunei Darussalam selaku bumi bertuah ini (bumi yang diberkahi) tidaklah pernah meminta kebenaran dari sesiapa (siapapun) untuk memilih Islam sebagai agama resmi negara. Demikian juga, kita tidak meminta dari mana-mana pihak (dari pihak manapun) untuk melaksanakan undang-undang jenayah Syari'ah (pidana Syari'ah), demi kerana ia adalah semata-mata hidayat (petunjuk) khusus daripada Allah kepada kita. Sesungguhnya hidayat (petunjuk) itu adalah bulat (mutlak) menjadi hak Allah," demikian pernyataan Sultan Bolkiah.

Sebelumnya, Brunei juga telah melarang penjualan minuman beralkohol (miras) dan penyebaran agama selain Islam.

Sultan Bolkiah menambahkan undang-undang baru itu tidak akan mempengaruhi kebijakan pemerintah secara keseluruhan, termasuk kebijakan investasi asing.

Mufti Brunei, Awang Abdul Aziz, dalam konferensi pers terkait menyatakan hukum Syari'ah "menjamin keadilan bagi setiap orang dan melindungi keberadaan mereka." (siraaj/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Mujahidin pukul mundur konvoi pasukan Nushairiyah Suriah di kota Sakhnah

HOMS (Arrahmah.com) – Mujahidin Irak and Sham Islamic State (ISIS) dan beberapa kesatuan mujahidin lokal Homs berhasil memukul mundur konvoi pasukan rezim Nushairiyah Suriah di kota Sakhnah, provinsi Homs pada Selasa (22/10/2013), dilansir Daawaalhaq.

Mujahidin ISIS Imarah Badiyah atau Pemerintahan Wilayah Pedalaman Homs melaporkan konvoi pasukan rezim Nushairiyah Suriah datang dari kota Heil menuju posko militer Sakhnah – Palmyra.

Bersama beberapa kesatuan mujahidin lokal Homs, mujahidin ISIS melakukan operasi penghadangan di kota Sakhnah. Tembakan-tembakan senjata mesin menengah dan berat mujahidin akhirnya memaksa konvoi pasukan Nushairiyah untuk mundur ke kota Heil.

Mujahidin Jabhah Nushrah, Harakah Ahrar asy-Syam al-Islamiyah, ISIS dan Jaisyul Islam telah bertempur dengan gigih untuk mempertahankan desa-desa dan kota-kota dalam provinsi Homs. Pergerakan maju pasukan rezim Nushairiyah Suriah dan milisi Syiah Hizbu Iran terhambat oleh kegigihan kelompok-kelompok mujahidin Islam tersebut. (muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Bom Asy-Syabaab menghantam kantor dinas intelijen di Mogadishu

Written By Unknown on Selasa, 22 Oktober 2013 | 17.11

MOGADISHU (Arrahmah.com) – Mujahidin Asy-Syabaab meledakkan bom pada sebuah kantor dinas intelijen di dekat istana kepresidenan rezim murtad Somalia di ibukota Mogadishu pada Sabtu, 1 Dzulqa'dah 1434 H/7 September 2013 M. Pada hari yang sama mujahidin Asy-Syabaab menyerang pangkalan militer pasukan salibis Kenya dalam bandara Kismayo.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Laporan harian untuk hari Sabtu, 1 Dzulqa'dah 1434 H

Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba'du.

Beberapa berita terpisah:

1. Meledakkan bom terhadap salah satu kantor Dinas Intelijen rezim murtad Somalia di dekat istana kepresidenan, Mogadishu.

2. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kawasan pasar Holaha, Mogadishu dengan lemparan granat.

3. Menyerang posko pemeriksaan pasukan rezim murtad Somalia di kota Baledwine, provinsi Islam Hiraan dengan lemparan granat.

4. Menyerang pangkalan militer pasukan salibis Kenya dalam bandara Kismayo, provinsi Islam Juba.

Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka harta rampasan perang bagi mujahidin.

Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

Allahu akbar

Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

Yayasan Media Al-Kataib

Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab

 

Rabu, 26 Dzulqa'dah 1434 H

2 Oktober 2013 M

 

Sumber: Shada Al-Jihad Media Center

Global Islamic Media Front

(muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Asy-Syabaab serang pangkalan pasukan salibis Uni Afrika di Merka dan Genale

MERKA (Arrahmah.com) – Mujahidin Asy-Syabaab menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika di kota Merka dan Genale pada Ahad, 2 Dzulqa'dah 1434 H/8 September 2013 M. Pada hari yang sama mujahidin menyerang posko-posko pasukan rezim murtad Somalia di Mogadishu.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Laporan harian untuk hari Ahad, 2 Dzulqa'dah 1434 H

Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba'du.

Beberapa berita terpisah:

1. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kawasan Holodak, Mogadishu dengan lemparan granat.

2. Membunuh seorang tentara rezim murtad Somalia di kota Afjae, provinsi Islam Shabelle Bawah.

3. Menyerang pangkalan-pangkalan pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim murtad Somalia di kota Genale, provinsi Islam Shabelle Bawah.

4. Menyerang pangkalan-pangkalan militer pasukan salibis Uni Afrika di desa Shalanbud, provinsi Islam Shabelle Bawah.

5. Menyerang pangkalan-pangkalan pasukan salibis Uni Afrika dan pasukan rezim murtad Somalia di kota Merka, provinsi Islam Shabelle Bawah.

6. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kawasan Harowa, Mogadishu.

Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka harta rampasan perang bagi mujahidin.

Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

Allahu akbar

Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

 

Yayasan Media Al-Kataib

Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab

 

Rabu, 26 Dzulqa'dah 1434 H

2 Oktober 2013 M

 

Sumber: Shada Al-Jihad Media Center

Global Islamic Media Front

(muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Tiga tentara Somalia menyerahkan diri kepada mujahidin Asy-Syabaab

MOGADISHU (Arrahmah.com) – Tiga tentara rezim murtad Somalia menyerahkan diri kepada pemerintahan mujahidin Asy-Syabaab di provinsi Islam Bay dan Bakool pada Senin, 3 Dzulqa'dah 1434 H/9 September 2013 M. Pada hari yang sama mujahidin melakukan sejumlah serangan terhadap posko pasukan rezim murtad Somalia dan pangkalan pasukan salibis Kenya di Kismayo.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Laporan harian untuk hari Senin, 3 Dzulqa'dah 1434 H

Segala puji bagi Allah semata, Yang memuliakan tentara-Nya, memenangkan hamba-Nya dan sendirian mengalahkan golongan-golongan musuh-Nya. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi yang tiada seorang nabi pun sepeninggalnya. Amma ba'du.

Beberapa berita terpisah:

1. Membakar truk tanki logistik pasukan salibis Kenya dengan ledakan ranjau di kota Koukani, provinsi Islam Juba.

2. Pemerintahan mujahidin provinsi Islam Bay dan Bakool mendistribusikan bantuan terhadap penduduk yang menjadi korban bombardir pasukan salibis Ethiopia di desa Karnabud, provinsi Islam Bay dan Bakool.

3. Tiga tentara rezim murtad Somalia menyerahkan diri kepada pemerintahan mujahidin provinsi Islam Bay dan Bakool.

4. Menutup training ilmu syari'at bagi para guru sekolah di kota Barderi, provinsi Islam Gedo.

5. Menyerang posko pasukan rezim murtad Somalia di kota Merka, provinsi Islam Shabelle Bawah dengan lemparan granat.

6. Melakukan operasi penyergapan terhadap pasukan rezim murtad Somalia di dekat kota Lego, provinsi Islam Shabelle Bawah.

7. Menyerang pangkalan militer pasukan salibis Kenya dalam bandara Kismayo, provinsi Islam Juba.

Ya Allah, Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan, mengalahkan golongan-golongan musuh, kalahkanlah pasukan salibis dan tentara-tentara murtad yang berkoalisi dengan mereka.

Ya Allah, jadikanlah mereka dan peralatan perang mereka harta rampasan perang bagi mujahidin.

Ya Allah, hancurkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.

Ya Allah, Engkaulah penguat kami dan Engkaulah penolong kami. Dengan bantuan-Mu semata kami bergerak dan berperang.

Allahu akbar

Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

 

Yayasan Media Al-Kataib

Gerakan Mujahidin Asy-Syabaab

 

Rabu, 26 Dzulqa'dah 1434 H

2 Oktober 2013 M

 

Sumber: Shada Al-Jihad Media Center

Global Islamic Media Front

(muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Jabhah Nushrah sukses halau serangan udara rezim Nushairiyah di Aleppo Timur

ALEPPO (Arrahmah.com) – Konvoi besar pasukan rezim Nushairiyah tiba di desa Qirbatiah, pinggiran Aleppo Timur. Maka mujahidin Jabhah Nushrah mengambil posisi di atas gunung Qirbatiah pada Selasa (1/10/2013) dan menghujani pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiah dengan tembakan mortar.

Pesawat tempur rezim Nushairiyah dikerahkan untuk mendukung pasukan mereka di desa Qirbatiah. Pesawat tempur tersebut membombardir posisi mujahidin di gunung Qirbatiah dengan massif, namun mujahidin berhasil menghalaunya dengan senapan anti air craft. Pesawat tempur rezim pun kabur, sehingga mortar mujahidin leluasa membombardir pasukan Nushairiyah di dalam desa Qirbatiah.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

logo-JN3 

Penjelasan no. 407

Menyerang desa Qirbatiah dengan mortar dan menghalau serangan pesawat tempur rezim Nushairiyah di pinggiran Aleppo Timur

Segala puji bagi Allah Yang Maha Merajai lagi Maha Tinggi, Yang telah memerintahkan kita untuk memutuskan perkara di antara manusia dengan keadilan dan mensyariatkan kepada kita untuk melawan penyerangan dengan balasan setimpal. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada orang yang senantiasa tersenyum lagi ahli berperang, nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salam, juga atas seluruh keluarga dan sahabatnya. Amma ba'du.

Sebuah konvoi besar pasukan Nushairiyah tiba di pinggiran desa Khanasir, tepatnya di desa Qirbatiah, pinggiran Aleppo Timur. Konvoi itu berkekuatan 6 tank, beberapa kendaraan militer dan persenjataan berat.

Maka ikhwan-ikhwan mujahidin Jabhah Nushrah [semoga Allah menjayakannya] mengambil sarana-sarana yang bisa mereka raih dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah. Mujahidin kemudian berangkat pada hari Selasa, 25 Dzulqa'dah 1434 H/1 Oktober 2013 M menuju desa Qirbatiah.

Mujahidin menyebar di atas gunung Qirbatiah yang menaungi desa tersebut dan jalan raya yang menghubungkan desa tersebut dengan desa Khanasir. Mujahidin kemudian menghujani pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiah dengan tembakan mortar.

Tak lama kemudian rezim Nushairiyah mengirimkan bantuan kepada pasukannya lewat serangan pesawat-pesawat tempur. Maka mujahidin menghalau serangan udara tersebut dengan senapan anti air craft. Allah mencampakkan rasa gentar ke dalam hati musuh-musuh-Nya sehingga mereka [pesawat tempur rezim] meninggalkan rekan-rekannya mendapatkan serangan mortar mujahidin. Segala puji bagi Allah Ta'ala.

Mujahidin berkumpul sebelum melakukan serangan

Mujahidin berkumpul sebelum melakukan serangan


Konvoi mujahidin menuju pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiyah

Konvoi mujahidin menuju pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiyah


Anti air-craft mujahidin menghalau serangan pesawat tempur Nushairiyah

Anti air-craft mujahidin menghalau serangan pesawat tempur Nushairiyah


Mortar mujahidin menghujani pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiah

Mortar mujahidin menghujani pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiah

Mortar mujahidin menghujani pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiah

Mortar mujahidin menghujani pasukan Nushairiyah di desa Qirbatiah


Tank-tank Nushairiyah ditarik mundur dari desa Qirbatiah

Tank-tank Nushairiyah ditarik mundur dari desa Qirbatiah

"Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya." (QS. Yusuf [12]: 21)

 

Jabhah Nushrah

Yayasan Media Al-Manarah al-Baidha'

 

Jangan melupakan kami dalam doa Anda

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam

 

Senin, 2 Dzulhijah 1434 H/7 Oktober 2013 M

(muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Masjidil Haram lebih longgar meski tetap padat

MAKKAH (Arrahmah.com) - Masjidil Haram menjelang shalat Dzuhur tetap dipadati jamaah dari berbagai negara. Area tawaf mau pun sa'i dipenuhi jamaah meski relatif lebih lengang ketimbang menjelang puncak haji atau sehari setelah jamaah melaksanakan mabit di Mina.

Pantauan MCH di Masjidil Haram, Senin (21/10/2013), pukul 09.30 hingga 11.00, suasana relatif longgar terasa di area tawaf mau pun sa'i. Jamaah tidak terlalu berdesak-desakan di lantai dasar area tawaf, asalkan tidak mendekat ke Ka'bah.

Kondisi yang lebih lengang terasa di lantai dua area tawaf. Namun di lantai ini jamaah enggan memanfaatkannya karena jarak lintasannya yang lebih panjang ketimbang di lantai dasar.

Kasi Media Center Haji Khoiron Durori menjelaskan, kondisi ini karena adanya jamaah haji gelombang pertama yang sudah pulang ke Tanah Air dan gelombang kedua yang beberapa hari lagi mulai didorong ke Madinah secara bertahap. "Beberapa jamaah lainnya juga ada yang melakukan umrah sunnah," kata Khoiron.

MCH menemui sejumlah rombongan jamaah yang baru menyelesaikan umrahnya. Mereka keluar dari kawasan Masjidil Haram sekitar pukul 10.00. Namun ada juga sejumlah kelompok jamaah berpakaian ihram yang masuk Masjidil Haram dari arah pintu Marwah.

Maryani, jamaah haji asal Kabupaten Pati, Embarkasi Solo (SOC-34), mengaku baru menyelesaikan umrahnya yang keenam. Saat ditemui, Maryani saling menggunting rambut dengan teman-temannya sebagai tanda tahalul. "Empat umrah sebelum puncak haji, dua umrah yang lainnya setelah haji," kata Maryani.

Maryani sudah mengambil miqat (tempat dimulainya niat umrah dan berpakaian ihram) dari dua tempat, yakni di Tanim dan Ji'ranah. Padahal, Maryani adalah jamaah gelombang kedua. Bagi jamaah gelombang kedua, tujuan mereka langsung ke Makkah setiba di Jeddah, bukan ke Madinah. "Ke Madinah nanti, 4 November," katanya.

Pembangunan dan renovasi Masjidil Haram memang belum selesai. Namun, jamaah saat ini bisa berjalan memutari Masjidil Haram tanpa terhalang proyek pemugaran. Akses di depan pintu depan Masjid Abdullah yang masih dalam proses pembangunan sudah dibuka. Jamaah bisa berjalan menyusuri masjid dari arah Marwah ke pelataran di bawah Tower Zamzam.(MCH/Rep) foto: Afp

(azmuttaqin/mch/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger