Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Para pemimpin Arab sepakati strategi gabungan "anti-teror"

Written By Unknown on Jumat, 15 Maret 2013 | 17.11

RIYADH (Arrahmah.com) – Para menteri dalam negeri negara-negara Liga Arab, yang didukung PBB, dalam konferensi mereka yang ke-30 pada Rabu (13/3/2013) memutuskan strategi gabungan untuk menangani ancaman "terorisme," kejahatan terorganisir dan pengedaran narkoba, Saudi Gazette melaporkan.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Pangeran Muhammad bin Naif bin Abdul Aziz, Menteri Dalam Negeri Saudi, Raja Abdullah menyerukan untuk mengidentifikasi masalah-masalah utama keamanan dan mengupayakan "kerjasama antara rakyat dan aparat keamanan untuk menghadapi banyak tantangan berbahaya yang dihadapi Dunia Arab dan mengancam keamanannya."

"Ada banyak tantangan serius yang dihadapi bangsa Arab dan mengancam keamanannya, serta kemajuan pembangunan, budaya, dan progres kemanusiaan. Kami memiliki keyakinan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala serta kesadaran rakyat kita, dan ketulusan dari para pejabat yang bertanggung jawab terhadap tanah air kita yang akan menjaga keamanan bangsa Arab kita," kata Raja Abdullah, dikutip Saudi Gazette.

Raja Abdullah menekankan bahwa Arab Saudi sedang bekerja keras untuk memajukan kerjasama "keamanan" bangsa Arab. "Untuk mencapai ini, Raja telah menerapkan beberapa inisiatif keamanan, meratifikasi sejumlah konvensi dan strategi terkait hal ini," tambahnya.

Konferensi tersebut mengecam semua bentuk "terorisme" dan "pendanaan kegiatan teror. "Para menteri Arab itu mendesak semua negara untuk mematuhi keputusan yang diambil oleh Dewan Keamanan PBB dalam hal ini. Pertemuan tersebut memuji upaya-upaya mekanisme keamanan negara-negara Arab dalam memerangi "terorisme" dan membongkar jaringannya dengan melakukan eksperimen maju yang dilakukan oleh beberapa negara. 

Pernyataan tersebut khususnya mencatat upaya-upaya Saudi dalam memerangi ideologi "ekstrimis," terutama melalui usaha-usaha Pusat Konseling dan Pelayanan Pangeran Muhammad bin Naif. (siraaj/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Hukum bersumpah atas nama Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

(Arrahmah.com) - Saya sering mendengar sebagian orang, bila ingin memberikan tekanan terhadap ucapannya ia mengatakan: "Demi Nabi," apakah itu boleh?

Jawaban:

Itu termasuk bersumpah atas Nabi. Perbuatan itu haram, termasuk perbuatan syirik. Karena bersumpah atas nama sesuatu, merupakan pengagungan terhadap sesuatu tersebut. Sementara makhluk tidak boleh mengagungkan sesama makhluk, yakni dalam pengagungan ibadah. Oleh sebab itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa yang bersumpah demi selain Allah, berarti ia telah kafir atau telah berbuat syirik."
(Shahih, diriwayatkan oleh Ahmad II : 125, Abu Dawud 3251, At-Tirmidzi 1535)

Larangan itu mencakup sumpah demi para nabi, para malaikat, orang-orang shalih dan seluruh makhluk. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa yang bersumpah, hendaknya ia bersumpah demi Allah, atau diam saja."
HR. Al-Bukhari (4860) Fathul Bari (VIII : 611, 6107) Fathul Bari (X : 516), oleh Muslim (1647), Ahmad (II : 309), Abu Dawud (3247), An-Nasaa-i (3775), At-Tirmidzi (1545), Ibnu Majah (2096).

Adapun yang disebutkan dalam Al-Qur'an berupa sumpah demi mursalat (para malaikat yang diutus membawa kebaikan), dzariyat (angin yang bertiup dengan kencang), An-Naazi'aat (para malaikat yang mencabut nyawa dengan kasar), demi fajar, demi masa, demi waktu dhuha, demi letak-letak bintang, dan seterusnya, semua itu adalah hak Allah Subhanahu wa Ta'ala. Allah berhak bersumpah atas makhluk-Nya yang manapun. Adapun makhluk, hanya boleh bersumpah demi Rabb-nya.

Dari buku Al-Lu-lu Al-Makin Min Fatawa Ibnu Jibrin hal. 32

(saifalbattar/islam-qa/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Militer "Israel" menganggap Mujahidin Suriah adalah ancaman

HERZLIYA (Arrahmah.com) – Panglima Militer "Israel" Benny Gantz mengatakan pada Senin (11/3/2013) bahwa "kelompok teroris" (Mujahidin) yang sedang berjihad melawan rezim Nushairiyah pimpinan Bashar al-Assad telah menjadi lebih kuat dan bisa berbalik menyerang "Israel."

"Situasi di Suriah telah menjadi luar biasa berbahaya. Organisasi-organisasi teroris itu menjadi lebih kuat di lapangan. Sekarang mereka sedang berperang melawan Assad tetapi di masa depan mereka bisa berbalik melawan kita," kata Gantz, dikutip Agence France-Presse (AFP).

AFP mengatakan bahwa Gantz, yang sedang berbicara dalam konferensi keamanan tahunan, mewanti-wanti bahwa angkatan bersenjata Suriah adalah gudang senjata yang "sangat penting" yang bisa jatuh ke tangan-tangan organisasi-organsasi "teroris."

Sejumlah kelompok Mujahidin di Suriah telah bergabung dalam perang melawan rezim Assad, dan Jabhah Nushrah adalah kelompok yang paling kuat dan berpengaruh di Suriah, yang telah ditetapkan sebagai "organisasi teroris" oleh Barat. (siraaj/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Video bom syahid Jabhah Nushrah menghancurkan Departemen Dalam Negeri rezim Suriah di Damaskus

DAMASKUS (Arrahmah.com) –Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha', sayap media mujahidin Jabhah Nushrah, kembali merilis serial ke-8 video Bidayatun Nihayah (awal keruntuhan rezim Nushairiyah Suriah). Video Bidayatun Nihayah 8 berjudul Yaumu al-Ikhtiraq, hari infiltrasi. Video ini mendokumentasikan detail pelaksanaan operasi bom syahid yang menghancurkan gedung Departemen Dalam Negeri di Damaskus.

Video Bidayatun Nihayah 8 berdurasi 19 menit 22 detik. Video ini berangkat dari firman Allah Ta'ala:

وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُونُهُمْ مِنَ اللَّهِ فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُمْ بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ

"Mereka mengira bahwa benteng-benteng mereka melindungi mereka dari azab Allah, maka Allah mendatangkan siksa-Nya dari arah yang tidak mereka perkirakan sebelumnya, Allah timpakan ketakutan ke dalam hati mereka, sehingga mereka menghancurkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan dengan tangan orang-orang beriman. Maka ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang memiliki pandangan yang luas!" (QS. Al-Hasyr [59]: 2)

jabhah nushrah mujahideen

Departemen Dalam Negeri adalah lembaga tinggi negara dalam rezim Nushairiyah Suriah yang paling bertanggung jawab atas faktor keamanan dan intelijen dalam negeri. Departemen Dalam Negeri membawahi Dinas Intelijen Politik, Dinas Intelijen Nasional dan Dinas Intelijen Militer. Selama lebih dari 40 tahun masa kekuasaan rezim Nushairiyah Suriah, kaum muslimin Suriah telah merasakan kebiadaban dan kekejaman Departemen Dalam Negeri.

Ketika cahaya kebahagiaan padam dari rumah penduduk muslim Suriah, dari satu rumah ke rumah lainnya…

Ketika kemiskinan, kelaparan dan ketakutan menghiasi wajah anak-anak kecil di Suriah…

Ketika seorang bapak, ibu, kakek dan nenek di Suriah menangis pilu karena kehilangan anak dan cucu belahan hati mereka…

Maka sudah pasti itu adalah 40 tahun lebih masa kekuasaan rezim Nushairiyah Suriah.

Selama 40 tahun masa kediktatoran, penindasan dan pemberangusan terhadap hak-hak kaum muslimin tersebut, Departemen Dalam Negeri adalah lembaga tinggi negara yang paling berkuasa dan berperan dalam menzalimi kaum muslimin.

Video menampilkan cuplikan kekejaman pasukan Departemen Dalam Negeri yang menangkapi kaum muslimin dan menyiksa mereka secara keji.

Lalu nampak salah seorang pelaku serangan bom syahid, Abu Hamzah Al-Kurdi, dengan senjata dan ratusan amunisi di lantai, ia mengeluarkan peringatan penting, "Bergembiralah dengan peristiwa buruk yang akan menimpa kalian, wahai orang-orang

Nushairiyah…rudal-rudal manusia telah diarahkan dan dibuat dari minhaj nabi shallallahu 'alaihi wa salama."

Video kemudian mendokumentasikan suasana training di kamp pelatihan militer mujahidin Jabhah Nushrah. Secara detail kemudian video mendokumentasikan wasiat-wasiat terakhir kedua mujahid pelaku bom syahid, proses masuknya mereka ke halaman gedung Departemen Dalam Negeri, baku tembak sengit, peledakan bom rompi dan peledakan bom mobil yang menghancurkan bangunan Departemen Dalam Negeri sehingga menewaskan banyak pejabat tinggi, perwira militer dan tentara rezim Nushairiyah Suriah.

Jabhah Nushrah sendiri sebelumnya telah memberikan pernyataan resmi tertulis no. 183 tentang operasi serangan bom syahid tersebut. Berikut pernyataannya:

***

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

logo jabhah nushrah

Jabhah Nushrah – Penjelasan no. 183

Perang "Matilah kalian dengan menyimpan kemarahan kalian!"

Penyerangan dan peledakan terhadap Departemen Dalam Negeri di Damaskus

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada imam mujahidin, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Amma ba'du.

Segala puji bagi Allah, telah sukses dilakukan serangan ganda heroik terhadap Departemen Dalam Negeri di wilayah Kafr Susah, ibukota Damaskus. Setelah dua pelaku bom syahid berhasil mencapai gedung Departemen Dalam Negeri sembari meneguhkan dalam jiwa mereka firman Allah Ta'ala,

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ

"Dan di antara manusia ada orang yang menjual jiwanya demi menggapai ridha Allah. Dan Allah Maha Menyayangi hamba-hamba-Nya." (QS. Al-Baqarah [2]: 207)

Maka kedua mujahid itu berhasil memarkir sebuah mobil penuh bom di depan gedung Mentri Dalam Negeri durjana Muhammad Sya'ar, pada jam istrihatnya yaitu sekitar pukul 17.30 sore pada hari Rabu, 12 Desember 2012 M.

Kedua mujahid itu lantas menyerbu ke dalam gedung Departemen Dalam Negeri, terlibat baku tembak sengit dan menembak mati banyak pegawai dan tentara di dalamnya. Setelah itu keduanya meledakkan bom rompi mereka sebagai pembalasan untuk agama Allah dan pembelaan terhadap warga muslim yang tertindas di negeri Syam.

JN1-video

Setelah itu mobil penuh bom yang diparkir di depan gedung Departemen Dalam Negeri diledakkan dari kejauhan oleh mujahidin dengan remote control, sehingga menghancurkan bangunan gedung dan menewaskan pegawai dan tentara yang bekerja untuk dinas keamanan rezim tersebut.

JN1-video1

Sejumlah pejabat tinggi rezim Nushairiyah Suriah tewas dalam serangan ini. Segala pujian dan karunia milik Allah Ta'ala semata.

Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam
Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha'

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

29 Muharram 1433 H / 13 Desember 2012 M

Link Download:

Kualitas tinggi 226,23 MB

https://ia801606.us.archive.org/2/items/Bidaya.8/bdayat8-1.mp4

http://archive.org/download/shamikh076/bdayat8-1.mp4

Kualitas menengah 133,39 MB

https://archive.org/download/Bidaya.8/bdayat8-2.rmvb

Mobile

https://archive.org/download/Bidaya.8/bdayat8-3.mp4

Lengkap

https://archive.org/details/Bidaya.8

(muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Analisa video kekerasan aparat di Poso: 17 kali kemunculan sosok densus

Oleh:Harits Abu Ulya

Pemerhati Kontra-Terorisme & Direktur CIIA (The Community Of Ideological Islamic Analyst)

(Arrahmah.com) – Boleh saja pihak Mabes Polri atau pihak lainnya membantah tentang keterlibatan Densus 88 dalam aksi kekerasan di Poso, sebagaimana yang terekam dalam sebuah video berdurasi 13.54′. Namun jika mau jujur dan obyektif menganalisa isi video tersebut maka siapapun tidak akan bisa mengelak kalau Densus 88 benar-benar terlibat bahkan pengendali dari operasi saat itu (Sabtu, 22 Januari 2007 di Poso). Dari penelitian dilapangan atas video tersebut ditemukan jawaban krusial; yakni kebenaran isi video. Artinya isi video bukanlah hasil rekayasa, tapi sebuah peristiwa real yang terjadi di Poso pada hari Sabtu tanggal 22 Januari 2007 sekitar selepas dzuhur, di depan halaman rumah seorang warga.Kejadian di wilayah Tanah Runtuh, tepatnya di kawasan Gunung Jati eks Lorong Pembantu Gubernur Kelurahan Gebang Rejo Poso. Dan korban yang ada dalam video terkonfirmasi mereka adalah; Wiwin alias Tomo alias Rahman Kalahe, Tugiran, Rasiman, Ridlwan, dan Facrudin Alias Udin.

Kemudian bagaimana dengan keterlibatan Densus88 yang disangkal oleh pihak-pihak tertentu?.Kalau kita teliti video yang berdurasi 13.54′ (tiga belas menit lima puluh empat detik), maka kita akan temukan 17 kali lebih kemunculan aparat yang di duga kuat adalah Densus88 berdasarkan indikasi ciri khas seragam, perlengkapan dan tradisi operasi mereka dilapangan. Berikut detik-detik kemunculan sosok-sosok Densus88 dari menit ke menit seperti yang tampak dalam video:

  1. 01.57   :Terlihat laki-laki dengan celana jean/levis, rambut gondrong dan menenteng senjata Steyr dan pistol Glock.
  2. 02.01   :Sosok Densus dengan seragam lengkap, posisi disebelah kiri.
  3. 03.11   :Tampak melintas dengan  tampak bagian kaki bawah yang menggunakan pelindung (decker) lutut yang biasa digunakan Densus88.
  4. 03.43   :Tampak 2 aparat Densus dan satu yang lain posisi dibelakang (sebelah kanan tampak pada detik berikutnya).
  5. 03.53   :Terlihat  kaki aparat yang menginjak-injak korban dengan sepatu cats dan celana jean/levis.
  6. 04.03   :Terlihat kaki dengan celana tidak dimasukkan ke sepatu (dengan sepatu cats).
  7. 04.49   :Melintas dan terlihat bagian bawah badan dengan celana jean/levis, bersepatu cats dan senjata menggantung nempel dibagian paha kanan.
  8. 05.07   :Seseorang dengan posisi duduk jongkok, membelakangi kamera dengan mengenakan ransel khusus yang biasa di pakai Densus88, dan orang tersebut berambut gondrong.
  9. 07.00   :Muncul dan tampak orang melintas dengan helm dan kacamata merk Oakley, ini khas dikenakan oleh aparat Densus88.
  10. 07.03   :Tampak aparat Densus 88 dengan senjata Steyr plus alat komunikasi yang nempel dibagian samping kepala.
  11. 07.34   : Terlihat aparat Densus88 dengan senjata Steyr dan Glock nya.
  12. 07.37   :Sosok salah satu anggota Densus 88 yang dikenal akrab dengan panggilan "BOY".Dia berambut gonrong tampa helm.
  13. 08.32   :2 orang Densus88 menggelandang Wiwin paska Wiwin di tembak tembus dada kearah punggung.
  14. 11.21   :Terlihat kaki lutut Densus dengan pelindung kaki (decker) khasnya.
  15. 11.39   :Sososk Densus88 dengan senjata Steyr, Glock dan helm yang di tenteng.
  16. 13.23   :Sosok Densus88 dengan posisi jongkok dan bercelana jean/levis dan memegang senjata Steyr tanpa helm.
  17. 13.52   :Bisa dilihat dua sosok aparat dengan seragam yang berbeda dan perlengkapan yang berbeda.Yang membedakan mana aparat Densus88 dan aparat Brimob yang di perbantukan dalam operasi.

Dari indikator diatas, sulit rasanya berkelit jika dikatakan Densus88 tidak terlibat. Jika tetap bertahan dengan ketidak jujuran dan keobyektifan dari para "petinggi" maka akan muncul kecenderungan kedustaan berikutnya. Yakni tidak menutup kemungkinan ada "kambing hitam" dalam kasus ini, hanya demi terlindunginya eksistensi Densus88.

Posisi terpojok terkadang dengan mudahnya mengabaikan etika kejujuran dan rasa tanggungjawab. Bahkan terkadang logika orang terpojok termanefestasi dalam retorika-retorika split. Misalkan sebuah ucapan; "kalau Densus88 dibubarkan apakah ada yang berani jamin teroris tidak akan ada lagi di Indonesia?", retorika seperti ini melahirkan  logika terbalik di banyak benak orang; "Apakah dengan kehadiran Densus88 terorisme makin reda?atau kemudian hilang?" sama-sama terjebak dalam jawaban ambigu.

Dan retorika-retorika yang berkembang sebagai pembelaan telah mengkaburkan esensi persoalan. Yaitu, ada perilaku aparat PENEGAK HUKUM yang mengabaikan semua kaidah-kaidah hukum dalam penegakkan hukum.Sebuah potret penegakkan hukum yang jauh dari keadaban dan perikemanusiaan. Sebuah pelanggaran serius terhadap HAM bagi setiap warga negera di negeri tercinta ini.Perlu kiranya kasus 2007 ini menjadi titik balik untuk menghentikan semua bentuk kedzaliman yang berkedok atas nama hukum. Kalau perlu para Jendral yang kendalikan operasi-operasi Densus88 yang berdarah-darah itu di seret ke pengadilan dan dimintai pertanggungjawabannya. Bukan malah sebagian mendapat promosi kenaikan bintang dan posisi jabatan yang lebih tinggi. Dan yang lebih krusial lagi, perlunya REDEFINISI terhadap "TERORISME" di Indonesia.[CIIA/15 Mar 2013]

(saifalbattar//arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Demonstrasi di depan Kedubes Arab Saudi, ratusan warga Tunisia menuntut pembebasan para wanita muslimah dari penjara rezim

Written By Unknown on Sabtu, 09 Maret 2013 | 17.11

TUNIS (Arrahmah.com) – Sedikitnya tiga ratus warga muslim Tunisia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di ibukota Tunis pada Jum'at (8/3/2013). Mereka menuntut pemerintah Arab Saudi membebaskan puluhan wanita muslimah yang ditangkap dan dipenjarakan secara zalim, laporan koran-koran nasional Tunisia.

Rezim Arab Saudi menangkapi dan memenjarakan secara zalim puluhan wanita muslimah dalam aksi unjuk rasa di kota Buraidah, propinsi Qashim, pada beberapa pekan lalu. Puluhan wanita muslimah dan anak-anak mereka menggelar aksi damai di depan kantor Departemen Dalam Negeri Arab Saudi. Mereka menuntut pembebasan anak-anak dan suami-suami mereka yang dipenjarakan oleh rezim Arab Saudi secara zalim selama bertahun-tahun tanpa melalui proses pengadilan yang fair.

Syaikh Mukhtar Al-Jibali hadir di tengah ratusan demonstran

Syaikh Mukhtar Al-Jibali hadir di tengah ratusan demonstran

Kebiadaban rezim Arab Saudi itu mengundang solidaritas kaum muslimin di berbagai Negara Arab. Di Tunisia, lebih dari tiga ratus warga muslim menggelar aksi solidaritas di depan gedung Kedutaan Besar Arab Saudi pasca shalat Jum'at. Di antara ulama dan tokoh umat Islam yang ikut ambil bagian dalam aksi tersebut adalah Syaikh Mukhtar al-Jibali.

tunis demo 2

Para demonstran menuntut rezim Arab Saudi membebaskan puluhan wanita muslimah yang tak bersalah tersebut. Para demonstran membawa sejumlah pamflet bernada tuntutan dan kecaman atas tindakan represif rezim Arab Saudi.

Sebagian pamflet itu berbunyi "Catatlah wahai sejarah, tahun 1434 H penjara-penjara di dua tanah haram penuh dengan wanita muslimah" dan "Dinasti Saudi: Boneka-boneka Amerika…bergembiralah dengan berita yang akan menyesakkan kalian…hai Obama, kami semua adalah Usamah."

Sebagian demonstran lainnya membawa pamflet menuntut pembebasan seorang ulama mujahidin Arab Saudi, Syaikh Khalid Ar-Rasyid, yang telah mendekam di penjara sejak beberapa tahun yang lalu.

tunis demo 4 tunis demo 3

Di antara ratusan demonstran, nampak seorang bapak yang lumpuh dan harus menggunakan kursi roda. Ia tetap bersemangat ambil bagian dalam aksi solidaritas tersebut. (muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Dua ranjau mujahidin menghantam mobil dua pejabat rezim Syiah Irak di Shalahuddin

SHALAHUDDIN (Arrahmah.com) – Sumber di Kepolisian Irak propinsi Shalahuddin menyebutkan bahwa konvoi kendaraan dinas kepala Dewan Perwakilan Rakyat propinsi Shalahuddin dan wakilnya Matsar as-Samirai menjadi target serangan ledakan dua ranjau. Peristiwa itu terjadi pada Jum'at (8/3/2013) saat konvoi mereka bergerak menuju Itisham Square di kota Samirai, laporan koran Almasalah.

Sumber itu mengatakan kepada wartawan, "Dua buah ranjau ditanam di samping jalan tol kawasan Huwaisy, meledak dan menghantam kendaraan kepala Dewan Perwakilan Rakyat propinsi Shalahuddin, Ammar al-Yusuf, dan wakilnya Matsar as-Samirai. Ledakan itu menimbulkan kerusakan parah pada kedua kendaraan tersebut."

Sumber itu menambahkan, "Para pejabat yang menjadi sasaran ledakan ranjau sedang menuju Itisham Square di kota Samirai."

Mujahidin Daulah Islam Irak dan kelompok mujahidin lainnya semakin gencar melakukan seranga-serangan yang menargetkan para pejabat rezim Syiah Irak, tentara dan polisi rezim Syiah Irak, serta para komandan dan anggota milisi Shahwat boneka rezim Syiah Irak. (muhibalmajdi/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

Dewan Syari'ah Kota Surakarta: Upaya penegakan kembali syari'at Islam di tanah Jawa

SOLO (Arrahmah.com) – Ratusan umat islam surakarta berkumpul di Masjid Mujahidin dalam rangka menghadiri peresmian Dewan Syari'ah Kota Surakarta (DSKS). Dewan syariah ini merupakan organisasi independen yang bersifat gerakan keilmuan, keagamaan, dan keumatan. Acara ini dilaksanakan di Masjid Mujahidin, Banyuanyar, Banjarsari, Komplek Gedung Syari'ah Surakarta hari Jum'at (8/3) dikutip dari an-najah.net.

Dr. Aidul Fitri Ciada, SH, MH menjelaskan, penerapan syariat Islam itu adalah hak umat Islam. Bahkan syariat Islam itu sesuai dengan konstitusi yang berlaku di Indonesia. "Hal ini sebagaimana  Kepres No. 150 5 Juli 1959 yang berisikan pentingnya kembali ke UUD 1945 yang dijiwai oleh piagam Jakarta. Sampai sekarang Kepres ini tidak dicabut karena kalau dicabut   maka UUD 1945 tidak berlaku lagi," tegasnya.

Menurut Aidul, penerapan syariat islam itu telah dilaksanakan jauh-jauh hari. "Kerajaan Islam terdahulu telah melaksanakan syariah misalnya kerajaan Demak, kerajaan Mataram Islam yang berpusat di Yogyakarta," ujar dosen fakultas hukum UMS ini.

Anggota Dewan Khubara' ini mengingatkan akan pentingnya sebuah sinergi seluruh elemen umat Islam Surakarta. "Para ulama dan para pakar keilmuan itu sebagai ideologinya, para pengurus sebagai organisatornya, dan umat-umat yang lainnya yang bergerak ke akar rumputnya tujuannya satu untuk penerapan syariat Islam," ungkapnya.    

Dosen fakultas hukum ini menghimbau kepada kaum muslimin Surakarta untuk tidak takut lagi untuk menerapkan syariat Islam lagi karena penerapan syariat ini merupakan hak umat Islam dan tidak bertentangan dengan konstitusi.

Sementara itu, DR. Mu'inuddinillah mengingatkan kepada umat Islam akan pentingnya sebuah syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Tugas menegakkan syariat ini merupakan misi tugas nabi-nabi terdahulu sampai Nabi Muhammad dan termasuk umat Islam sekarang ini punya kewajiban untuk menegakkan syariat.

"Syariat itu bagaikan air dalam kehidupan kita ini, dengan air akan ada kehidupan. Dengan pelaksanaan syariat barakah Allah akan di turunkan dari langit dan bumi" tegasnya saat memberikan pernyataan sikap DSKS.

Dosen pasca sarjana UMS ini mengatakan kaum muslimin jika mau menerapkan syariat ini, maka akan terjadi persatuan dan kesatuan umat Islam terbentuk. Umat Islam akan mampu melawan segala macam bentuk penyimpangan secara makruf. "Dengan syariath kita akan bisa amar makruf dengan makruf, dengan syariat kita akan bisa melaksanakan nahi munkar dengan makruf pula," ujarnya lantang.

Alumni Madinah ini mengungkapkan akan bahayanya jika umat Islam tidak mau melaksanakan syariah. Memang umat Islam bangsa Indonesia mayoritas tetapi realitasnya penduduknya muslimin masih sangat jauh dari identitas Islam. "Dengan mandulnya ajaran Islam di tengah masyarakat melahirkan berbagai kejahatan yang merusak identitas dan karakter bangsa Indonesia seperti korupsi, pembunuhan, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perzinaan, prostitusi, dan perdagangan  manusia," ungkapnya.

DSKS  dipimpin oleh ulama intelektual  muda yang Insya Allah dapat diterima dikalangan umat Islam dan kredibel. Dalam mencapai visi dan misi tersebut diatas maka diperlukan organisasi yang solid yang terdiri dari Dewan Riasah Tanfidzi yang beranggotakan Ust. Aris Munandar Al Fattah dan Ust. Shihabuddin Al Hafidz  yang akan melaksanakan program-program yang telah direncanakan dan  didampingi oleh :

  1. Dewan Mustsyar/Dewan Penasihat yang akan memberikan nasehat dan pertimbangan Syar'i, dengan beranggotakan para kyai sepuh Surakarta diantaranya KH. Drs. Ahmad Sukina, KH Wahyudin, KH Subari, KH Razak Sawawi, KH. Drs. Abdul Manaf Amin
  2. Dewan Khubaro'/Dewan Pakar yang akan memberikan pertimbangan non syar'i dengan  beranggotakan inteketual dan akademisi muslim dengan kepakaran masing seperti Dr. Aidul Fitri Ciada, Prof. Dr. Bambang Setiadi, Prof. Dr. Adi Sulistiyono, SH, MH, Prof. Dr. Nasrudin Baidan.
  3. Dewan Tamwil yang akan memberikan nasehat dan menunyantuni kegiatan DSKS diantaranya DR[HC] Soeparno, ZA dan Drs. H. Kasum Musyafa, M.Pd

 Dalam acara ini juga di ikuti pernyataan sikap Laskar Islam Se-Solo Raya. Pernyataan sikap ini dilakukan oleh JAT, FPI, Hisbah, Al-Islah, Kokam, LUIS, Hisbullah dan laskar-laskar yang lain. Ust. Khoirul membacakan pernyataan sikap dan di ikuti oleh ketua laskar-laskar yang ada. Isi dari pernyataan sikap itu adalah :

  1. Mendukung sepenuhnya berdirinya Dewan Syari'ah Islam Surakarta sebagai lembaga rujukan syar'i yang kredibel.
  2. Mendukung dan mengawal semua kegiatan Dewan Syari'ah Kota Surakarta dalam menjalankan program kerjanya.
  3. Akan selalu bersilaturahmi dan berkonsultasi dalam kegiatan kelaskaran di kota Surakarta.

Acara peresmian DSKS ini diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh Ust. Abdullah Manaf Amin. (bilal/an-najah/endro/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

MUI desak LDII dibubarkan

JAKARTA (Arrahmah.com) – Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) yang merupakan kepanjangan dari dari Islam Jamaah kembali Jadi sorotan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak agar pemerintah segera meninjau kembali keberadaan ormas tersebut. Sebab, dalam praktiknya, LDII tetap memberlakukan ajaran sesat Islam Jamaah.

MUI juga meminta agar pemerintah membubarkan LDII karena menyebabkan keresahan di tengah umat Islam. Demikian dikemukakan Wakil Sekjen MUI Drs. H. Natsir Zubaidi dalam dialog silaturrahim dengan MUI Kota Surabaya, di Gedung MUI Pusat, Jakarta, bebrapa waktu lalu, Selasa (5/3/2013).

Menurut Ketua Umum MUI Kota Surabaya KH Muchid Murtadho, walaupun secara kelembagaan maupun pernyataan LDII mengaku bertaubat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar, namun kenyataannya dalam praktik, LDII hanya sekadar berganti baju dari ajaran Islam Jamaah sebelumnya. "Kita banyak menjumpai praktik di lapangan bahwa LDII sama saja dengan Islam Jamaah."

Seperti diketahui, fatwa MUI yang ditandatangani Ketua Umum Prof. Dr. HAMKA dan Sekjen Drs. H. Kafrawi, MA, menyatakan bahwa ajaran Islam Jamaah, Darul Hadits atau apapun nama yang dipakainya adalah sesat. Karenanya kepada umat Islam jangan mengikuti ajarannya.

Setelah pemerintah resmi melarang aktivitas Islam Jamaah, para pemimpinnya melakukan taubat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar. Beberapa kali kelembagaan Islam Jamaah mengalami perubahan nama dan terakhir menjadi LDII.

Menurut Natsir, pemimpin LDII bahkan pernah melakukan sumpah di hadapan MUI bahwa mereka tidak lagi menjalankan ajaran yang sudah dinilai sesat oleh MUI. Mereka berbai'at untuk benar-benar kembali kepada ajaran yang benar.

Karena itu pihak MUI menunggu laporan masyarakat tentang kebenaran tekad dan niat baik pihak LDII itu. Jika ternyata dalam praktik sehari-hari masih melaksanakan ajaran seperti Islam Jamaah, maka MUI tegas meminta pemerintah agar kembali membubarkan LDII.

"Kita juga banyak mendapatkan laporan dari berbagai daerah tentang aktivitas LDII yang hanya sekadar berganti kulit dari Islam Jamaah ke LDII. Aktivitasnya ya sama saja. Kalau memang begitu, maka pemerintah harus segera membubarkan LDII," tegas Natsir.

MUI Kota Surabaya, juga melaporkan adanya keresahan masyarakat terhadap aktivitas LDII di daerah Surabaya, Jawa Timur. MUI Surabaya minta agar MUI Pusat segera mengambil sikap tegas untuk minta pemerintah membubarkan LDII. (bilal/MUI/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More

HTI: Ormas Islam harus vokal serukan pembubaran Densus 88

JAKARTA (Arrahmah.com) – Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menegaskan, sudah saatnya Ormas Islam berbicara lantang untuk meny erukan pembubaran Densus 88.

"Sudah saatnya Ormas Islam vokal serta fokus membubarkan Densus 88," ujar Ismail saat temu tokoh Ormas Islam, Kamis (7/3) di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta seperti dilansir media-umat.

Hal itu menurut Ismail merupakan bentuk ketidakrelaan umat Islam terhadap banyaknya korban yang jatuh akibat tindakan Densus yang semena-mena.

"Tuntutan pembubaran Densus 88 merupakan bentuk ketidak relaan kita terhadap banyaknya korban akibat tindakan semena-mena Densus," tuturnya.

Bukti kebiadaban Densus 88, menurut Ismail merupakan fakta yang nyata yang tidak bisa terbantahkan. "Fakta ini sudah nyata kok, dituntut bubar saja kelakukuan Densus seperti ini, apalagi kalau hanya dievaluasi," lanjutnya.

Seruan pembubaran Densus 88 ini berkembang setelah beredarnya video kekejaman Densus 88 di you tube berdurasi 13 menit. Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan bebrapa Ormas Islam pun telah mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan hal tesebut. (bilal/arrahmah.com)


17.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger